15 Hari Tidak Ada Pemasukan, Sejumlah Keluarga di Kuta Bali Dapat Bantuan Sembako

15 Hari Tidak Ada Pemasukan, Sejumlah Keluarga di Kuta Bali Dapat Bantuan Sembako

 

Sejak wabah Covid-19 semakin meluas di Indonesia, banyak orang yang terkena imbasnya. Salah satunya para pekerja yang terpaksa harus dirumahkan, hal ini dilakukan untuk mencegah rantai penyebaran covid-19 tidak meluas. Hal ini juga berimbas banyak pekerja informal yang mengalami penurunan pendapatan.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Bali menyusuri daerah yang terdampak paling banyak untuk menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok, kepada enam keluarga yang terkena dampak Covid-19. Bantuan tersebut diserahkan di lingkungan permukiman. Jalan Patasari 1, No 7, Banjar Jabe Jeru, Kecamatan Kuta, Bali, pada Sabtu (11/4) lalu.

“Kami mendapat rekomendasi dari donatur kami dan memang pantas untuk kita bantu melihat kondisi ekonomi mereka yang kurang apa lagi di kondisi saat ini mereka rata-rata hampir 15 hari yang lalu sudah menganggur,” terang Relawan Rumah Yatim cabang Bali, Ahmad Fauzi.

Penyaluran yang dilakukan dengan cara door to door atau mengunjungi langsung ini, menyasar kepada para pedagang, pemulung, dan sopir angkutan umum. Menurutnya, mereka begitu terharu pada saat menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“Sambil tersedu-sedu salah satu dari mereka mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim terkhusus kepada para donatur atas bantuan ini. Salah satu penerima, Ibu Amin mengungkapkan bantuan ini sangat bermanfaat buat kami dan semoga selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT,” tutur Ahmad.

Hingga sejauh ini, mereka hanya mengandalkan bantuan dari tetangga dan sanak saudara. Bahkan sebelumnya sempat ada bantuan dari lembaga lain yang masuk ke daerah tersebut. Ia berharap wabah ini segera berlalu, agar masyarakat bisa beraktivitas kembali normal.

“Ketika kami tanya perihal makan sehari-hari dari mana merekapun menjawab hanya ngandelin bantuan saja dan sebelumnya memang pernah ada bantuan dari lembaga lain,” tambahnya.

 

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend