156 Anak di Banten Terima Bantuan Pendidikan Rumah Yatim

Setelah menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada SDN 03 Ciparahu Kamis (10/9) lalu, Rumah Yatim kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada SDN 04 Ciparahu Rabu (16/9) kemarin. Bantuan perlengkapan sekolah kali ini diterima oleh 156 siswa siswi SDN 04 Ciparahu yang berlokasi di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten.

Dikabarkan oleh Nina, Relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, mayoritas orang tua siswa bekerja sebagai nelayan ban dengan penghasilan yang tak menentu. Nelayan ban merupakan istilah untuk nelayan setempat yang menggunakan ban mobil untuk berlayar menggantikan perahu. Nelayan ban merupakan pekerjaan beresiko tinggi karena kurangnya jaminan keselamatan dibandingkan dengan nelayan konvensional yang menggunakan perahu.

Nina juga mengabarkan bahwa masih banyak hambatan bagi siswa dalam menjalani sistem belajar daring. Pihak sekolah pun menetapkan kebijakan untuk hanya datang kesekolah bergantian dua kali dalam satu minggu.

“Dijadwalkan setiap dua minggu sekali sekolahnya dan gantian. Sejauh ini kendala di sistem daring sebab mayoritas anak tidak memiliki fasilitas yang mendukung untuk belajar online”, turur Nina.

Kepala Desa Ciparahu, Ade Sujana mengapresiasi penyaluran Rumah Yatim yang selalu progresif dalam menyalurkan bantuan bahkan ke daerah pelosok seperti di SDN Ciparahu. Ade juga menuturkan terima kasihnya terhadap Rumah Yatim dan Donatur atas bantuan pendidikan yang diterima anak anak.

“Rumah Yatim sangat terus progresif dalam memberikan bantuan kepada desa ciparahu ini salah satunya bantuan untuk anak-anak yang saat ini cukup menghibur mereka di tengah pandemi”, tutur Ade.

Diharapkan dengan bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan Rumah Yatim dapat membantu memfasilitasi anak anak dalam sistem belajar daring dan menambah semangat mereka untuk menuntut ilmu.

 

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend