jumlah pengunjung = 22 views

Guru Honorer SDN Terare Dapat Bantuan Kesejahteraan dari Rumah Yatim


Kesejahteraan guru honorer Indonesia seolah tanpa kepastian, seperti yang dialami sejumlah guru honorer di SDN Terare, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Guru-guru tersebut hanya digaji dua ribu perjam. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Mataram memberikan bantuan kesejahteraan bagi lima guru honorer, Sabtu (31/8).

“Sebetulnya kami prihatin kalau lihat guru honorer di Lombok, kita kan sudah keliling, kadang dia dibayarnya itu dua ribu perjam, walaupun tidak semua, paling menyedihkan kalau bicara guru honorer di Lombok ini,” ungkap Amir Sumarna, Kepala Cabang Rumah Yatim Mataram NTB.

Bantuan kesejahteraan guru ini diberikan, kata dia, dalam bentuk bingkisan untuk menunjang kebutuhan harian mereka bersama keluarganya di rumah. Serta sedikitnya ikut membantu menyejahterakan nasib guru-guru honorer. Menurutnya, rendahnya gaji guru honorer tidak mampu memenuhi kebutuhan hariannya.

Selain itu, lewat bantuan ini, juga sebagai wujud apresiasi Rumah Yatim terhadap para guru honorer di pelosok, yang tak kenal lelah mendidik generasi penerus. Adanya bantuan tersebut, para guru turut gembira, karena bantuan itu baru pertama kali diterimanya. Kendati demikian, ia berharap lewat bantuan ini dapat membantu meringankan permasalahan ekonominya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

Berita terkait

Leave a Comment

jumlah pengunjung = 22 views