jumlah pengunjung = 10 views

Guru Ngaji di Pelosok Lombok Barat Dapat Santunan Dai Rumah Yatim


Nasib guru ngaji di pedesaan memang jarang diperhatikan, padahal dedikasinya dalam mengenalkan Alquran pada masyarakat cukup tinggi. Sejumlah guru ngaji di pelosok Kabupaten Lombok Barat telah mendapat santunan dai yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Mataram, pada Jumat (30/8) lalu. Bantuan tersebut diberikan kepada lima dai dari Desa Langko dan Sekotong Timur, Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Cabang Rumah Yatim Mataram, Amir Sumarna mengungkapkan, kondisi para guru ngaji ini memang tergolong prasejahtera. Mereka mengajar ngaji kepada anak-anak setempat tanpa pamrih, dan hanya diupah alakadarnya, bahkan pernah tidak diupah sama sekali. Atas kondisi itu, bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hariannya.

“Mereka mengajar ngaji secara sukarela, karena bagi mereka tanggung jawabnya sebagai guru ngaji cukup besar untuk mengarahkan anak didiknya ke jalan yang benar,” ungkapnya.

Selain mengajar ngaji, sambung dia, sebagian guru ngaji ini ada yang bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Bahkan sebagian lainnya hanya mengajar saja.  Menurutnya, lewat bantuan ini juga sebagai wujud apresiasi dan kepedulian Rumah Yatim terhadap para dai yang mengabdikan dirinya untuk umat.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat mereka untuk terus mendidik anak-anak,” tutupnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

Berita terkait

Leave a Comment

jumlah pengunjung = 10 views