Hampir Putus Sekolah, Syamsul Dapat Bantuan Rumah Yatim

Hampir Putus Sekolah, Syamsul Dapat Bantuan Rumah Yatim

Kesejahteraan pendidikan belum dirasakan sepenuhnya bagi sebagian siswa di NTB. Salah satunya biaya pendidikan yang tinggi, sehingga banyak anak yang hampir putus sekolah karena tidak ada biaya. Seperti yang dialami oleh Syamsul, siswa prasejahtera asal Dusun Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, ia merasakan keterbatasan ekonomi sekaligus broken home.

Atas kondisi itu, Jumat (4/10) lalu, Rumah Yatim Cabang NTB memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa yang duduk di kelas 3 SMP itu. Bantuan ini merupakan realisasi dari program bantuan ’Yatim Bisa Sekolah’. Relawan Rumah Yatim NTB, Isratul Huda mengungkapkan, bantuan ini diberikan untuk menunjang kebutuhan sarana pendidikan Syamsul.

“Kita bantu karena gak punya biaya, dan dia jadi broken home karena ayahnya udah meninggal, dan ibunya nikah lagi. Dia diabaikan dan dititipkan di neneknya. Kita juga bantu memberikan motivasi supaya semangat sekolah lagi,” terangnya.

Syamsul sempat keluar dari sekolahnya, padahal ia termasuk salah satu siswa berprestasi di sekolahnya. Kemudian oleh tim relawan Rumah Yatim diberi motivasi serta dorongan agar ia mau kembali sekolah. Beruntung, usai dibujuk, dia mau bersekolah kembali.

Menurut Isratul Huda, Syamsul adalah satu dari ribuan anak di NTB yang sempat putus sekolah karena keterbatsan biaya pendidikan. Maka dari itu, Rumah Yatim ingin membantunya. Ia berharap, selain Syamsul, banyak anak lainnya yang terbantu lagi.

 

 
Jurnalis: Dila Nurfadila
Redaktur: Anjar Martiana

Hits: 93

Berita terkait

Leave a Comment