Mirasih Terharu Gubuknya Berubah Jadi Rumah Layak Huni

Mirasih Terharu Gubuknya Berubah Jadi Rumah Layak Huni

Sabtu (19/10) lalu, Mirasih (80) tak kuasa menahan tangis dan haru saat melihat gubuk kecil dan reotnya telah berubah menjadi rumah yang layak untuk ditempati. Selama puluhan tahun ia bersama cucunya menempati sebuah gubuk berukuran 2 x 3 meter yang berdinding terpal dan bilik. Rumah yang dibangun di Dusun Sapit, Kecamatan Selebung, Kabupaten Lombok Tengah itu telah usai dibangun oleh Rumah Yatim Cabang Mataram.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Rumah Yatim yang telah membangun rumah kami, yang tadinya tidak layak, sekarang menjadi layak untuk kami tempati,” ungkapnya.

Ia mengaku tidak menyangka rumahnya yang dulu sering kebanjiran ketika hujan turun, kini menjadi tempat yang layak. Bahkan, dia tidak henti-hentinya mengucapkan syukur, dan menitikkan air mata atas kepedulian tim Rumah Yatim dan para donatur.

Sebelum direnovasi, ia bersama cucunya sering merasakan kedinginan saat menjelang malam. Ketika orang lain bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak, Mirasih dan cucunya sering terkena tetesan air hujan karena atapnya yang bocor dan membasahi seisi rumah, sehingga tidak bisa tidur dengan tenang.

Bagi Mirasih, kenyamanan adalah sesuatu yang mewah dan sulit didapatkan. Kini di rumah barunya bukan hanya sekadar melepas penat usai berjualan sapu lidi, tetapi menghabiskan masa tuanya.

“Alhamdulillah kami bisa tidur dengan tenang dan tidak akan kedinginan lagi. Terima kasih Rumah Yatim dan donatur, semoga Allah membalas amal kebaikannya,” pungkasnya.

 

 
Jurnalis: Dila Nurfadila
Redaktur: Anjar Martiana

Hits: 33

Berita terkait

Leave a Comment