205 Paket Sembako Telah Disalurkan Rumah Yatim Mataram di Dua Kabupaten

Pasca gempa Lombok enam bulan yang lalu, berdampak pada masyarakat menjadi kehilangan lahan pekerjaannya. Sehingga banyak yang menganggur dan hidup seadanya. Kamis (14/2) lalu, Rumah Yatim Cabang Mataram NTB, menyalurkan bantuan 205 paket sembako kepada ratusan masyarakat prasejahtera di dua Kabupaten, yaitu Lombok Utara dan Lombok Tengah.

Bantuan sembako yang disalurkan di dua tempat itu, di antaranya Kampung Nyampeu, Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 80 paket, dan Dusun Beriri Genteng, Desa Terima, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara sebanyak 125 paket. Kepala Cabang Mataram Amir Sumarna menuturkan, bantuan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka yang hidup dalam keterbatasan.

“Karena memang di sana sangat membutuhkan. Pasca gempa itu, mereka gak punya kerjaan. Sebelum gempa mereka kerja sebagai buruh bangunan dan petani. Jadi sekarang seadanya saja, kalau ada kerjaan dikerjain, kalau nggak ada ya sudah gak kerja,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, wilayah yang dikunjungi tim relawan berada jauh dari Mataram, tepatnya berada di pelosok Kabupaten Lombok. Sehingga saat gempa, pasokan bantuan sulit masuk karena daerah yang sangat jauh. Menurutnya, mobilitas ekonomi masyarakat setempat belum sepenuhnya pulih, warga masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Ia menambahkan, hampir seluruh warga sekitar tergolong prasejahtera, tidak ada yang bekerja sebagai Pegawai Negeri ataupun profesi lainnya, semuanya hidup seadanya. Tanpa mengandalkan bantuan dari pemerintah atau manapun. Sehingga hadirnya Rumah Yatim untuk memberikan bantuan, sangat disyukuri masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan kita bisa semakin banyak lagi untuk berbagi dan semakin banyak lagi donatur yang ingin berbagi. Kita targetkan di 2019 ini penyaluran menjadi lebih baik,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend