27 Guru Ngaji dan Ustadz di Banten Terima Santunan Rumah Yatim

Senin (26/10) lalu, Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyalurkan program santunan da’i kepada 27 Pengajar dan Ustad di Desa Cipeucang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.

Nina, Relawan Rumah Yatim, menyampaikan 27 penerima manfaat merupakan guru mengaji dan ustadz yang secara sukarela mengajar di Desa Cipeucang.

“Mayoritas penerima santunan ini selain mengajar juga bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena mengajarnya hanya secara sukarela tidak mengharapkan bayaran. Selama pandemi ini juga majelis taklim setempat masih berjalan, hanya waktunya dipersingkat dan pesertanya dibatasi”, terang Nina.

Nina juga mengabarkan respon positif yang diberikan para penerima santunan dan warga setempat, serta harapan mereka terhadap program santunan da’i Rumah Yatim kedepannya.

“Respon penerima manfaat sangat antusias menerima santunannya. Mereka dan warga setempat berterima kasih kepada Rumah Yatim dan Donatur atas santunan ini. Mereka juga berharap hal serupa bisa terus disalurkan Rumah Yatim bahkan ke daerah-daerah lain yang juga membutuhkan bantuan”, lanjut Nina.

Program santunan da’i merupakan bentuk apresiasi Rumah Yatim atas perjuangan para pengajar yang tak lelah melaksanakan tugasnya di tengah maraknya penyebaran virus Covid 19. Diharapkan dengan tersalurnya santunan ini, dapat memberikan suntikan semangat baru bagi mereka untuk tetap menjalankan tugas mulianya, yaitu mencerdaskan bangsa.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend