Warga Sekitar Gunung Sinabung Kesulitan Air Bersih, Rumah Yatim Salurkan 14.000 Liter Air

Warga Sekitar Gunung Sinabung Kesulitan Air Bersih, Rumah Yatim Salurkan 14.000 Liter Air

Semenjak erupsinya kembali Gunung Sinabung, pada Minggu (9/8) lalu, masyarakat di sekitaran gunung merasakan dampaknya. Salah satunya masyarakat di Desa Ndeskati, Kec. Naman Teran, Kab. Karo yang mulai kesulitan mendapat air bersih.

Menurut pengakuan salah satu warga terdampak, Sinta, saat ini debit air yang keluar sangat kecil. Sedangkan, air merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Ia dan warga di sana sangat mengharapkan adanya supply air bersih.

“Pasca erupsi kemarin, kami di sini kesulitan air bersih. Karena kan kita semua butuh minum, kami butuh air untuk hidup,” jelas ibu rumah tangga itu.

Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara menyalurkan 14.000 liter air bersih bagi masyarakat Desa Ndeskati, Kamis (14/8). Hal ini dilakukan guna membantu warga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kepala Cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep menuturkan, desa tersebut merupakan salah satu desa yang terdampak cukup parah. “Saat ini pun permukiman warga masih dikelilingi abu vulkanik yang cukup tebal,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Kamis (13/8), kolom abu teramati setinggi lebih kurang 1.000 meter di atas puncak atau 3.460 meter di atas permukaan laut.

Diketahui, warga Deda Ndeskati memang mengandalkan air dari gunung langsung. Sehingga ketika terjadi erupsi, mereka benar-benar merasakan dampaknya. Oleh sebab itu, Dasep berharap bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Harapannya air bersih ini dapat digunakan sebagaimana mestinya. Semoga bisa meringankan beban mereka yang sedang terkena bencana. Ya mudah-mudahan erupsi ini segera berakhir,” tutupnya.

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana

Redaktur: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend