400 Paket Sembako Disalurkan Bagi Pekerja Harian di Daerah Wisata Yogyakarta

400 Paket Sembako Disalurkan Bagi Pekerja Harian di Daerah Wisata Yogyakarta

 

Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah setempat menerapkan kebijakan menutup sementara area wisata. Hal itu berdampak pada para pekerja harian yang setiap hari nya menggantungkan hidup di tempat wisata.

Oleh karena itu, Rumah Yatim cabang Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan 400 paket sembako bagi masyarakat prasejahtera yang terdampak pandemi covid-19. Bantuan tersebut telah disalurkan secara bertahap di beberapa titik tempat wisata di Yogyakarta.

Kepala cabang Rumah Yatim Yogyakarta, Arifin menuturkan, penyaluran berlangsung sejak tanggal 4 hingga 9 April 2020. Dengan menurunkan sebanyak 8 orang relawan, paket sembako telah di terima oleh para buruh dan pedagang di sekitar kawasan wisata jalan malioboro, kawasan Tugu Yogyakarta, alun-alun utara serta kawasan alun-alun selatan.

“Kita naik motor membagikan secara door to door dengan mendatangi langsung pangkalan atau tempat mereka berjualan, seperti kepada pengemudi ojek online, tukang becak, burih andong, pemulung, buruh gendong, tukang parkir, dan pedagang asongan,” terangnya.

Ia menceritakan, penyaluran yang berlangsung sejak pukul 10 pagi hingga menjelang pukul 5 sore itu, begitu disambut sangat antusias. Pasalnya, di tengah pandemi seperti ini mereka mengalami kesulitan, sebab penghasilannya menurun drastis.

“Seperti Andong gak ada penghasilan sama sekali, karena sektor wisata sepi. Tukang becak juga sama, dalam 2 hari paling narik 1 penumpang. Ojol biasanya bisa sampai target sekarang paling cuman 2 kadang 1 penumpang. Tukang asongan biasanya pulang bawa uang 100 ribu tiap hari, sekarang 20 ribu aja susah, kadang cuma bawa 5.000 aja. Begitupun dengan tukang parkir biasanya bisa bawa pulang 100 ribu, sekarang paling cuma 10 ribu,” jelasnya.

Menurutnya dampak dari pandemi ini, begitu sangat terasa. Mereka merasa khawatir kebutuhan pokok keluarga nya di rumah tidak terpenuhi. Arifin berharap wabah ini bisa segera berlalu, karena akibat wabah ini ekonomi rakyat kecil semakin terlilit.

 

 

Jurnalis : Tanti Sugihati
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend