47 Guru TK Honorer di Sleman Terima Bantuan Rumah Yatim

Ditengah virus Covid-19 yang masih terus mewabah di Indonesia, sejak Maret hingga hari ini, sebagian besar anak-anak di Indonesia masih menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring. Kondisi ini tentu saja membuat sejumlah guru harus bekerja keras dan menyiapkan skema terbaik agar pembelajaran tetap efektif.

Salah satunya para guru di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Terlebih mereka yang berprofesi sebagai guru paud/TK tentu mereka harus bekerja lebih keras untuk membuat muridnya agar tidak bosan dan mau belajar scara daring.

Menurut Relawan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, Sigit, salah satu yang menjadi hambatan para guru TK atau Paud yaitu sulitnya mengajar scara daring karena dinilai kurang efektif.

“Karena mereka ngajar anak-anak kecil jadi susah, dan kurang efektif,” tuturnya.

Namun menurut Sigit, para guru honorer tersebut tetap sabar dalam mengajar siswanya. Meski disisi lain, penghasilan mereka sangat kecil. “Ada salah satu guru yang saya tanya, gajinya hanya 400 ribu,” imbuhnya.

Atas semangat yang dimiliki merekalah, Rumah Yatim menyalurkan bantuan sembako kepada 47 orang guru honorer. Penyaluran dilakukan di Kecamatan Sleman, Jumat (9/10).

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend