Abas: Kondisi Rumah Saya Hancur 100 Persen

Abas: Kondisi Rumah Saya Hancur 100 Persen

Abas Saiful (38) korban longsor di Hergamanah, Kelurahan Sukatani, Kabupaten Bandung Barat mulai kembali beraktivitas, pada Jumat (13/2). Ia saat ini bersama keluarganya harus tinggal sementara waktu di tetangga yang rela menampungnya.

Abas mengatakan, tidak ada barang yang terselamatkan saat longsor menghantam bangunan rumahnya. Karena, saat kejadian kondisi dirinya bersama keluarga sedang bersiap untuk tidur. Ditambah, tidak ada hujan turun maupun gejala alam lainnya.

“Pada saat kejadian saya kondisinya lagi santai mau persiapan tidur, tiba tiba pak RW berteriak untuk himbauan keluar rumah, dan kami segera keluar,” tuturnya.

Laki laki asal Boyolali ini menjelaskan, pasca longsor yang terjadi Selasa (11/2) malam itu, ia bersama keluarga terus mencari ‘kehidupan’. Karena harta benda yang dimilikinya tidak terselamatkan. Rumahnya sendiri rata dengan tanah longsor. Pekerja buruh pabrik ini pula belum tau kedepannya harus tinggal dimana.

“Saat ini tinggal di tetangga dan ditampung disana ada yang baik, untuk nantinya tidak tau, karena kondisi rumah saya hancur 100 persen,” ungkapnya

Kedua anaknya M. Ipul Iqbal Febriansyah (13) dan Muhammad Saiful Zidan (8) saat ini pula harus rela belum bisa kembali bersekolah. Karena peralatan dan perlengkapan sekolahnya tidak terselamatkan. Selain itu, kata Abad, masih ada rasa trauma yang dirasakan anak anaknya

“Anak belum sekolah lagi, peralatan tidak ada dan sementara tidak sekolah, kalo trauma ada dengan bukti setiap saya ke lokasi melarang,” ungkapnya.

Namun demikian, ia berterimakaisih kepada Rumah Yatim Area Jawa Barat yang datang ke lokas bencana. Terutama memberikan perhatian dan bantuan bagi para korban. Menurut Abas, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk dirinya dan korban lainnya.

“Saya sangat berterimakasih, alhamdulillah karena sudah peduli terhadap kami yang kena musibah seperti ini, semoga Allah membalasnya,” tuntasnya.

 

Jurnalis : Calam Rahmat 
Redaktur : Dila Nurfadils

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend