Ahmad, Lansia Satu Abad Asal Kubu Raya Bahagia Terima Bantuan Rumah Yatim

Tahun ini, usia Ahmad telah genap 105 tahun. Di usia yang sudah cukup tua, Ahmad masih dikelilingi keluarga yang utuh. Ia tinggal bersama istri bernama Halimah (80), dan seorang anak bernama Baherah (53), beserta satu cucunya Musyarofah (14).

Setiap harinya, Musyarofah yang selalu merawat dan menjaga Ahmad dan Halimah. Sebab, Baherah harus banting tulang memenuhi kebutuhan keluarga. Diketahui, ia mendapat penghasilan dari pekerjaannya menjadi asisten rumah tangga.

“Penghasilan yang didapat oleh ibu Baherah hanya satu juta rupiah perbulan, terkadang untuk makan saja tidak cukup,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim. Musyafaroh pun akhirnya bekerja mencari pohon karet untuk mendapat penghasilan tambahan.

Ia mengatakan, kondisi fisik Ahmad dan Halimah sudah semakin melemah. Mereka sudah tak bisa bekerja lagi, bahkan terkadang hanya berbaring saja di kasur. “Jadi mereka hanya bisa andalkan anak dan cucunya itu,” ungkapnya.

Bahkan, Ahmad dan Halimah sudah tidak bisa melihat lagi, ditambah pendengarannya sudah berkurang. Hal ini terjadi karena tak ada biaya untuk melakukan pengobatan ke dokter. Sehingga, kata dia, mereka hanya bisa pasrah pada keadaan.

Beruntung, Musyafaroh setia merawat kakek dan nenek. Mulai dari memandikan, mengganti pakaian, masak, dan menyuapi makan. “Alhamdulillah kakek dan nenek punya anak dan cucu yang baik dan berbakti,” tutur Rohim.

Oleh karena itu, Rumah Yatim Cabang Pontianak menyambangi kediamannya di Jalan Tanjung Manggis RT 03 RW 08, Kecamatan Sungai Raya, Desa Sungai Asam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (19/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bantuan biaya hidup.

Menurut Rohim, bantuan tersebut diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok harian mereka. Ia berharap dapat meringankan bebannya di tengah kesulitan ekonomi.

“Walau bantuannya tidak seberapa, namun harapannya bisa bermanfaat bagi mereka, semoga mereka sehat dan bahagia,” tutupnya.

Selain keluarga Ahmad, ada belasan keluarga lainnya yang mendapat bantuan serupa.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend