Anak Asuh Panjatkan Doa Bagi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Berduka dan berdoa yang dilakukan oleh anak asuh atas bencana yang menimpa wilayah Donggala-Palu Sulawesi Tengah. Doa bersama yang dipanjatkan anak asuh Rumah Yatim Bekasi, di Asrama Jalan Veteran No. 57, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Bekasi, Yayan, anak asuhnya secara spontan mengadakan doa bersama sesaat setelah mendengar kabar duka di tanah Sulawesi Tengah. Selain itu, kata dia, doa bersama ini juga serentak dilaksanakan oleh anak asuh Rumah Yatim di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah anak sangat antusias mendoakan korban gempa dan tsunami,” paparnya, saat dihubungi via pesan singkat, Selasa (2/9).

Doa bersama tersebut dipimpin oleh salah seorang anak asuh Rumah Yatim Bekasi. Panjatan doa itu berisi doa untuk ketabahan dan kesabaran bagi yang terdampak gempa dan tsunami. Selain itu, doa juga terhantar bagi korban jiwa agar diampuni segala dosa dan ditempatkan di tempat paling terbaik.

“Doa juga dipanjatkan bagi setiap relawan yang memberikan bantuan bagi para korban,” ungkapnya.

Yayan berharap, untuk para korban di Sulteng bisa segera bangkit untuk dapat beraktivitas kembali. Selain itu, dia mengambil hikmah dalam kejadian tersebut. Agar senantiasa selalu menigkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah.

“Semua ada hikmahnya, dan buat kita semoga lebih bisa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah,” tuntasnya, di penghujung wawancara.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend