Anak Asuh Rumah Yatim Lolos SBMPTN 2018 Jurusan Pendidikan Kedokteran

Tiada kegigihan tanpa membuahkan hasil yang manis, pada kesempatan ini, Rumah Yatim kembali hantarkan anak asuhnya pada jurusan Pendidikan Kedokteran. Dia adalah Iin Kurnia Syahida, anak asuh asrama pendidikan Arya Graha Rumah Yatim lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Udayana Bali.

Remaja asal Malang ini mengaku keinginannya menjadi seorang dokter sejak kecil dilatar belakangi oleh harapan keluarganya ada salah seorang menjadi seorang dokter. Serta ingin menolong dan berguna bagi orang lain di mana saat orang lain membutuhkannya.

“Saya mendapat dukungan dari keluarga, para guru SMA, dan akhirnya membuat saya yakin dan terus belajar untuk menggapainya. Alhamdulillah saya senang dan bahagia,” ungkapnya penuh haru.

Adapun kesulitan yang ia hadapi selama prosesnya, yakni melawan hawa nafsu dari rasa malas yang tinggi untuk enggan belajar. Sehingga hal itu akan menjadikannya berleha-leha dari semua impian. Ia menambahkan, tak terbayangkan sebelumnya ia bisa lulus dalam seleksi ini.

Kemudian pada jurnalis Rumah Yatim, ia mengungkapkan target ke depannya setelah lulus dari S1 Pendidikan Kedokteran, akan melanjutkan S2 untuk mengambil spesialis bedah. Karena ia bercita-cita menjadi fokter spesialis bedah.

Menurutnya, peran Rumah Yatim sendiri sebagai fasilitator yang memenuhi segala kebutuhannya dalam mendapatkan pendidikan yang layak mulai dari SD hingga saat ini melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Terlebih kondisi ekonomi keluarga tidak mencukupi. Selain itu, dukungan Rumah Yatim dalam menghantarkan keberhasilan ini menjadi motivasi yang tak akan pernah padam.

“Dari awal hingga akhir, saya mengucapkan terima kasih hingga menjadikan saya bisa mewujudkan impian ini, tanpa peran Rumah Yatim, sekolah dan keluarga, saya tidak akan dapat meraihnya,” ungkal perempuan yang menamatkan pendidikan terakhirnya di SMA El Fitra Kota Bandung.

 

Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-10 11:25:25

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat