Anak Asuh Rumah Yatim Surabaya Tekun Kursus Menjahit

Anak asuh Rumah Yatim Surabaya terlihat tekun memotong kain-kain yang akan dijadikan gamis. Setelah cukup lama menguasai teori menjahit, ini untuk pertama kalinya mereka praktik menggunakan bahan kain. Maka tak heran mereka sangat antusias dan senang.

“Alhamdulillah, akhirnya mereka mulai menggunakan kain sebagai bahan jahitnya,” papar Kepala Asrama Rumah Yatim Surabaya Agus Kurnia.

Sudah cukup lama anak-anak belajar teori menjahit, bahkan mereka sudah vakum tiga bulan tidak belajar menjahit karena kesibukan pengajarnya yakni donatur Rumah Yatim Nurul Islami. Meski sempat vakum, tapi nyatanya anak-anak cukup pandai mengingat semua teori yang sudah diberikan. Dibimbing Nurul, anak-anak mulai mengukur badan, terus membuat pola dalam koran, mengaplikasikannya ke kain, memotong kain dan menjelujur kain dengan jarum jahit.

Kegiatan yang cukup menyita waktu itu tak membuat anak-anak merasa bosan bahkan mereka sangat tidak sabar untuk menjahitnya dengan mesin jahit. Tapi karena di asrama tidak ada fasilitasnya, rencananya minggu depan anak asuh akan mengunjungi rumah Nurul untuk praktik secara langsung.

Di tengah-tengah proses belajar, tak lupa Nurul pun sharing pengalaman mengenai bisnis pakaian yang dia miliki. Suka dukanya serta sukar dan kemudahannya. Menurut Agus, apa yang ia sampaikan untuk anak asuh sangat bermanfaat bagi masa depan mereka. Karena tak hanya memiliki skill menjahit, mereka pun mengetahui trik and tipsnya terjun di dunia bisnis pakaian.

“Kegiatan ini adalah bekal untuk mereka, setidaknya setelah mereka lulus sekolah, mereka tidak harus kebingungan mencari pekerjaan, karena Rumah Yatim sudah membekali mereka skill,” pungkasnya.

 

Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-03-18 08:17:23

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend