Anak Asuh Tanjung Karang Biasakan Anter Tes Hafalan Hadits

Budaya antre merupakan salah satu budaya yang diterapkan Rumah Yatim dalam setiap kegiatan anak asuhnya. Mulai dari berwudhu, shalat, menyetrika sampai makan dilakukan dengan cara antre. Namun hal berbeda terjadi di Rumah Yatim Cabang Tanjung Karang Lampung.

Di Rumah Yatim Jl. Wolter Monginsidi No.45, Gotong Royong, Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, ini menerapkan budaya antre saat melakukan tes hafalan hadits. Setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu sore, anak asuh selalu siap-siap berbaris untuk di tes hafalan haditsnya oleh Kepala Asrama, Weli.

Menurutnya, antrean ini disesuaikan dengan presensi asrama. Jika hafalan anak asuh terbata-bata, maka ia diharuskan berbalik ke antrean paling belakang untuk kembali menghafal. Dalam satu hari, anak asuh mampu menghafal satu hadits pendek beserta artinya.

Weli pun mengungkapkan, jika metode yang ia gunakan ini cukup efektif untuk meningkatkan semangat anak asuh menghafal dan meningkatkan kesabaran anak asuh. “Alhamdulillah meskipun mereka sudah fasih menghafal, mereka bisa bersabar menunggu antrean tesnya. Semoga dengan metode ini bisa semakin meningkatkan kesabaran mereka,” ungkapnya, Sabtu (24/3).

 

Di tulis oleh : Sinta Guslia Pada tanggal 2018-03-25 09:17:22

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend