Aurel, Anak Yatim Asal Gedangsari Kini Punya HP untuk Sekolah

Meski smartphone atau HP bukanlah barang yang langka, namun sebagian besar anak-anak di Indonesia bahkan orang tua, nyatanya masih belum memiliki HP. Dulu mungkin tak memiliki HP tidak menjadi masalah.

Namun ditengah kondisi pandemi yang menyebabkan anak-anak terpaksa harus melakukan sekolah online, kini tak mempunyai HP menjadi sebuah persoalan, sebab tanpa HP anak-anak menjadi sulit untuk mengikuti sekolah online.

Seperti yang dialami oleh salah satu anak di Baturturu, Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Adalah bernama Aurel Desi Wulandari (11). Jangankan memiliki Android untuk belajar PJJ, untuk makan pun Aurel cukup kesulitan.

Sehingga kondisi ini menyebabkan Aurel yang masih duduk di bangku kelas 5 SD, harus tetap pergi ke sekolah. Padahal jarak antara rumah menuju sekolah sekitar 3 KM dengan kondisi naik turun gunung serta jalanan yang terjal dan licin.

Diketahui, Ayah Aurel meninggal ketika ia berusia 3 tahun, begitu tiba-tiba tanpa ada sebab yang pasti. Ketika ia berusia 5 tahun ibunya pergi meninggalkannya, awal mulanya pergi untuk bekerja, hingga pada akhirnya ibunya menikah lagi dan memilih untuk tinggal bersama suaminya di Kalimantan.

“Sekarang Aurel tinggal dengan Kakek dan budhenya yang mengalami ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa),” terangnya.

Atas kondisi itulah, Rumah Yatim Cabang Yogyakarta memberinya bantuan smartphone atau HP untuk membantu menunjang sekolah online Aurel. Bantuan itu diberikan pada Senin (12/10) di kediaman Aurel.

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend