Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Keluarga Dhuafa di Pulau Terpencil Kabupaten Aceh

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Keluarga Dhuafa di Pulau Terpencil Kabupaten Aceh

 

Pulau Nasi yang terletak di sebelah timur laut pulau Sumatra merupakan salah satu daerah terpencil dan terisolir. Untuk menuju ke daerah tersebut, membutuhkan waktu tempuh 3 jam menyebrang menggunakan perahu dari Kota Banda Aceh. Meskipun Jaraknya  begitu jauh, Program bantuan biaya Hidup dari Rumah Yatim cabang Aceh harus merata disalurkan kepada masyarakat prasejahtera yang membutuhkan.

Kepala Rumah Yatim cabang Aceh, Sodikin menuturkan masyarakat di sana sangat membutuhkan bantuan karena memang kondisinya cukup memprihatinkan. Dari segi kondisi ekonomi, masih tertinggal dan banyak warga yang hidup dalam keterbatasan. Oleh karena itu adanya bantuan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Nah pulau-pulau kecil ini kan masih Kabupaten, sangat membutuhkan bantuan. Kami dari Rumah Yatim sudah beberapa kali menyalurkan beberapa program ke pulau tersebut,” ungkap Sodikin.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat di sana hanya bekerja sebagai nelayan. Setiap hari mereka selalu menyebrang pulau untuk mencari ikan. Dari hasil tangkapan ikan itu lah masyarakat menggantungkan hidupnya pada pekerjaan nelayan.

“Karena kan kalau nelayan penghasilannya tidak menentu, kadang dapat kadang enggak,” terangnya.

Untuk itu, Rumah Yatim cabang Aceh menyalurkan bantuan tersebut kepada 30 Keluarga Dhuafa di Pulau Nasi, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/3) kemarin. Sodikin berharap, bantuan ini dapat meringankan beban permasalahan ekonomi nya.

 

 

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend