Bantuan Kembali Disalurkan Rumah Yatim di Wilayah Terdampak Gempa

Meskipun sudah kembali beraktivitas, masyarakat terdampak gempa Lombok tetap membutuhkan bantuan, setelah rumah dan harta bendanya habis tertimbun reruntuhan. Kondisi tersebut membuat Rumah Yatim Cabang Mataram kembali menyalurkan bantuan sembako kepada ratusan masyarakat prasejahtera di wilayah terdampak gempa, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (18/11).

Berlokasi di Desa Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 105 paket sembako dan 70 paket perlengkapan bayi telah disalurkan. Relawan Rumah Yatim Salma Hasanah mengungkapkan, bantuan ini sebagai upaya Rumah Yatim dalam membantu meringankan beban masyarakat setempat yang jarang tersentuh bantuan karena berlokasi di pedalaman Kabupaten Lombok.

“Kita bakti sosial untuk masyarakat korban gempa, serta daerahnya itu lebih pelosok jadi jarang banget ada bantuan di daerah itu,” jelasnya.

Menurut pantauannya, kondisi wilayah tersebut terbilang parah saat terkena hantaman gempa bumi 4 bulan silam. Walaupun saat ini warga sudah bisa beraktivitas kembali, namun keterbatasan soal pangan dan tempat tinggal masih sangat dirasakan. Untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, warga mencari makanan seadanya. Bahkan untuk tempat tinggal sebagian warga masih menempati tenda pengungsian, dan sebagian lainnya mulai membangun rumah dari sisa puing-puing bangunan.

Hampir semua bangunan rumah di desa tersebut, sambung dia, telah hancur. sambil menunggu bantuan dana dari pemerintah yang tak kunjung datang, warga hanya bisa hidup seadanya dengan berbagai kesulitan dan keterbatasan. Oleh karena itu, kehadiran Rumah Yatim membawa sejumlah bantuan. Bantuan tersebut disambut antusias.

“Hampir semuanya rusak parah, hingga saat ini belum ada dana bantuan dari pemerintah untuk membangun rumah maupun perubahan dari segi ekonomi,” terangnya.

Salma berharap, masyarakat tetap kuat dengan segala kondisi yang ada, karena menurutnya ini cobaan dari Allah SWT. Bantuan lainnya masih sangat dinantikan warga setempat, serta diharapkan semakin banyak lagi para muzzaki yang peduli terhadap korban gempa.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend