Bantuan Lanjutan untuk Samsudin, Petani Rumput Laut yang Diupah 15 Ribu

Jumat (5/2) lalu, Rumah Yatim Cabang Tarakan menyalurkan bantuan lanjutan berupa bahan pokok dan bantuan biaya hidup kepada Samsudin (48) di kediamannya, di wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Tarakan Barat, Kabupaten Tarakan, Kalimantan Utara. Sebelumnya tim relawan Rumah Yatim juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk keluarga Samsudin bulan Desember tahun lalu.

Samsudin sendiri sebelumnya merupakan seorang petani rumput laut yang di upah hanya sebesar Rp.15.000,- per harinya. Istrinya telah meninggal sejak 4 tahun silam karena penyakit TBC yang diderita. Samsudin tinggal berdua bersama anak semata wayang nya Siti Madriah, yang sekarang bersekolah di jenjang kelas 6 SD.

Keadaan keluarga Samsudin cukup pilu, ia dan anaknya sempat hanya makan nasi dengan garam saja, karena upahnya tak dibayar selama pandemi dan panen rumput lautnya kerap kali gagal. Kediaman mereka pun jauh dari kata layak, tiap malam, mereka bertahan dari lindungan angin besar di balik tembok seng kediaman mereka, selain itu untuk penerangan pun kediaman mereka hanya di lengkapi lampu aki milik tetangga.

Rahmat, Kepala Cabang Rumah Yatim Cabang Tarakan menyampaikan, kondisi terkini Samsudin kini telah membaik, beliau juga sangat senang dengan bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim, beliau mengucap banyak terima kasih kepada para donatur atas kepedulian terhadap kondisi hidup ia dan anak semata wayangnya.

“Sekarang beliau sudah tidak bekerja sebagai petani rumput laut lagi karena tidak ada upahnya, beliau di ajak oleh saudaranya bekerja sebagai buruh bangunan”, tutup Rahmat.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend