Bantuan Logistik dan Sembako Disalurkan Bagi Pengungsi di Mataram

Masa tanggap darurat bencana di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), masih dilakukan oleh berbagai lembaga. Tak terkecuali, pada Minggu (19/8) Rumah Yatim menyalurkan sejumlah bantuan logistik dan paket sembako kepada para korban gempa, di Kota Mataram. Bantuan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang saat ini masih menempati posko pengungsian.

Bertempat di Dusun Jangkuk, Kecamatan Sandubaya, Kelurahan Selag Alas, Kota Mataram, sejumlah bantuan logistik didistribusikan kepada para korban. Bantuan yang disalurkan berupa 100 paket sembako, 100 paket MCK, 10 paket kebutuhan bayi, 10 terpal, 10 tikar, 10 selimut, 10 handuk dan 5 dus air mineral.

Menurut pantauan tim relawan di lapangan, Abdullah menyebutkan, sebanyak 90 kepala keluarga menerima bantuan tersebut. Disana banyak rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa. Beberapa bangunan masih berdiri, namun sudah tidak layak digunakan, karena dikhawatirkan akan runtuh.

“Dusun itu, rumahnya ada yang masih berdiri, tapi udah gak layak huni. Jadi semuanya nempatin tenda. Selain itu, lokasi yang jadi pengungsian itu adalah lahan persawahan yang kering,” jelasnya, Minggu (19/8).

Dingin dan lapar menjadi rasa yang berkumpul menjadi satu. Saat ini, menurutnya, kebutuhan selimut menjadi kebuuhan yang sangat dibutuhkan karena sedang mengalami kondisi cuaca dingin. Oleh karena itu, Rumah Yatim menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan sandang para korban.

“Kondisinya lagi cuaca dingin, otomatis di tenda pada butuh selimut. Kita bantu mereka semampu kita,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim relawan, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah setempat soal tindakan bantuan tanggap darurat bencana. Namun saat ini, hanya pelaksanaan pendataan para korban terkait kebutuhan sehari-hari maupun sarana infrastruktur.

Setelah disalurkannya bantuan itu, ia berharap sedikitnya bantuan yang diberikan dapat membantu mereka dalam mendapat kehidupan yang layak, walaupun tidak semua. Dalam hal ini, Rumah Yatim akan terus berupaya membantu para korban gempa dalam mengobati rasa traumanya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat