Bantuan Peduli Sesama Rumah Yatim Dukung Perjuangan Rodiah Rawat Salah Satu Anaknya yang Malnutrisi

Cerita perjuangan hidup dalam keterbatasan datang dari seorang ibu tangguh bernama Rodiyah.

Bersama kedelapan anaknya, ia tinggal di sebuah rumah kontrakan kecil di jalan Jamika Gg. Bah Sukanta RT 3 RW 6, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, kota Bandung.

Setelah ditinggal pergi suaminya entah kemana, Rodiyah menjadi sosok yang tegar dan pantang menyerah. Ia akan melakukan apapun agar anak-anaknya bisa makan dan sekolah.

Anaknya yang pertama berumur 24 tahun, sudah bekerja sebagai buruh. Penghasilannya digunakan untuk membantu Rodiyah membayar uang sewa rumah sebesar 600 ribu perbulanya.

Sedangkan untuk biaya makan, pendidikan anak dan kebutuhan sehari-hari, Rodiyah mengandalkan keuntungan dari jualan makanan ringan buatannya yang ia dititipkan ke warung-warung.

Anak kedua sampai ketujuhnya masih berusia sekolah dan prasekolah, mereka belum bisa banyak membantu Rodiyah. Untuk anak nomor delapan yakni Marisa Salsabila, mengalami Kekurangan gizi  (malnutrisi) yang membuat pertumbuhannya terhambat, sehingga di usianya yang ke 2 tahun hanya memiliki berat badan 10 kg.

“Anak saya ini kan menurut puskesmas itu kurang gizi, jadi ya saya cari tambahan lain, kadang jadi buruh cuci, kadang bersih-bersih, apa saja lah untuk anak”, lanjut Rodiyah.

Meskipun sudah kerja habis-habisan, Rodiah masih belum bisa membawa Marisa ke dokter spesialis anak ataupun membelikan anaknya susu, suplemen atau makanan yang bisa menunjang gizi anaknya tersebut.

Tak mau menyerah, ia pun kerap kali membersihkan sarana publik setempat agar mendapatkan pengurangan pada tagihan bangunan yang ia tempati.

“Saya suka bersih-bersih di daerah sini, di Masjid juga, jadi oleh pemilik kontrakan tagihannya dikurangi Rp.100.000,- dari Rp.500.000,- per bulannya. Alhamdulillah setidaknya saya bisa mengurangi beban anak saya,” terang Rodiyah.

Rodiyah juga menyampaikan, ia pun seringkali bekerja serabutan sesuai permintaan tetangga, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena tekad kuat Rodiyah, banyak tetangga yang sering membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya. Beberapa tetangga bahkan menyampaikan rasa hormatnya atas kerja keras Rodiyah.

Mengetahui hal tersebut, Rumah Yatim area Jawa Barat memberikan bantuan program peduli sesama berupa uang tunai dan bantuan pemenuhan gizi untuk Marisa.

Ketika menerima bantuan, Marisa dan anak-anaknya begitu sangat senang, ia bersyukur bisa menerima bantuan ini. Kepada Reza salah satu tim relawan Rumah Yatim Jabar, ia mengatakan jika bantuan uang tunai ini akan ia gunakan untuk tambahan modal jualannya.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan kami bantuan, semoga Allah membalas semuanya,” ucap Rodiyah.

Reza yang sebelumnya sudah berbincang dengan tetangga Rodiyah mengatakan jika, Rodiyah merupakan sosok perempuan yang sangat giat, dan tidak pernah mengeluh. Ketika ia membutuhkan bantuan, ia akan meminta pekerjaan kepada tetangga dan warga sekitar.

Ia tak mau mengemis untuk diberi bantuan, namun jika ada tetangga yang ingin menolongnya tanpa meminta imbalan jasanya, ia sangat menerimanya dengan penuh syukur.

“Semangat bu Rodiyah dalam memenuhi kebutuhan patut diacungi jempol, warga sekitar sangat menyukai sifat beliau, semoga bantuan ini bisa membantu Marisa dari kekurangan gizinya dan membantu perekonomian bu Rodiyah lebih baik lagi,” tutup Reza.

 

Sinta Guslia

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend