Bantuan Pendidikan untuk Puluhan Pelajar Di Pelosok Banten

Selain menyalurkan bantuan biaya hidup, di hari yang sama Minggu (13/9) Rumah Yatim Regional Jabodetabek juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 50 pelajar yang terdiri dari jenjang sekolah SD hingga SMP di RT 01 RW 03 Kampung Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kelurahan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.

Perjalanan menuju Pulau Tunda memakan waktu tiga jam menggunakan perahu lokal yang hanya dijadwalkan sebanyak tiga kali dalam satu minggu, hal ini dituturkan Nina, salah seorang dari lima orang relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek yang berangkat menyalurkan bantuan.

“Ada 5 relawan yang berangkat menuju Pulau Tunda, kami berangkat menggunakan satu perahu lokal yang hanya tersedia sebanyak 3 kali jadwal pemberangkatan dalam 1 minggu dan menempuh total 3 jam perjalanan. Relawan berangkat pukul 2 siang dan sampai ke tujuan pukul 5 sore”, tutur Nina.

Pulau Tunda sendiri memiliki akses sangat terbatas terhadap tenaga listrik. Ketersedian listrik hanya dipenuhi mengandalkan teknologi diesel yang dioperasikan secara swadaya oleh warga Pulau Tunda. Tenaga listrik ini hanya bisa menanggung pemakaian listrik sebagai penerangan dari pukul 18.00 hingga 05.00.

Keterbatasan listrik merupakan salah satu kendala besar bagi anak anak Pulau Tunda untuk mengenyam pendidikan yang mesti dijalani dengan sistem daring saat ini. Rumah Yatim berharap dengan adanya penyaluran bantuan perlengkapan sekolah dapat meringankan beban anak anak dan menambah semangat anak anak untuk menuntut ilmu.

Anak anak pun merasa sangat senang serta antusias terhadap bantuan yang disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek dan mengucapkan rasa terima kasih mereka kepada pihak Rumah Yatim beserta Donatur atas manfaat yang mereka terima.

 

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend