Bertepatan dengan Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 25 November, Rumah Yatim Cabang NTB menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah. Bantuan ini diberikan kepada 40 siswa prasejahtera di SDN 5 Tanjung, Dusun Lading-lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, pada Rabu (25/11) lalu.

Relawan Rumah Yatim NTB, Isratul Huda mengungkapkan, Dusun Lading-lading merupakan salah satu daerah paling parah saat terkena dampak gempa 2018 lalu. Sehingga banyak anak yang kehilangan perlengkapan sekolahnya. Dari pantauan tim relawan, sejauh ini mereka hanya menggunakan alat sekolah seadanya.

“Kebetulan kita dapat informasi dari Kepala Sekolahnya, bahwa ada anak yatim dan dhuafa yang kekurangan biaya, terutama untuk perlengkapan sekolahnya. Jadi kita coba turunkan bantuan di sana,” papar Isratul Huda.

Sejauh ini, kata dia, para siswa masih menggunakan bangunan darurat dan tenda dari BNPB untuk kegiatan belajar mengajar. Hal itu dikarenakan bantuan dari pemerintah belum turun semua, sehingga untuk kegiatan belajar siswa pun hanya menggunakan bangunan seadanya.

Selain menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah, tim relawan juga memberikan trauma healing kepada anak-anak dengan mengajak bermain bersama. Karena diduga rasa trauma itu masih ada. Menurutnya, masih banyak anak korban gempa yang masih membutuhkan bantuan pendidikan. Ia berharap, semakin banyak donatur yang tergerak untuk membantu pendidikan anak prasejahtera.

 

 
Jurnalis: Dila Nurfadila
Redaktur: Anjar Martiana

Related posts

Leave a Comment

Open chat