Bantuan Rumah Yatim untuk Korban Banjir Kabupaten Cianjur

Kamis (8/10) pagi, Rumah Yatim memberangkatkan 10 orang relawan guna menyalurkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai untuk korban banjir Kabupaten Cianjur.

Relawan Rumah Yatim, Soleh, mengabarkan perjalanan tim relawan dimulai dari Rabu (7/10) pukul 13.30 hingga sampai di Kecamatan Leles pada pukul 01.30 dini hari tadi. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 12 jam disebabkan oleh medan yang cukup menantang dikarenakan dampak banjir. Akses jalan utama yang dipenuhi lumpur dan puing-puing kini tengah dibersihkan dengan alat berat oleh pemerintah setempat.

“Perjalanan itu dari Bandung pukul 13.30 ya, sampai disana (Leles) pukul 01.30. Medan nya cukup sulit ya, karena akses ke jalan utama terdampak banjir dan longsor. Saat ini sedang dibersihkan dengan alat berat” tutur Soleh.

Kecamatan Leles merupakan salah satu dari 3 Kecamatan yang terdampak banjir bandang dan longsor, selain Kecamatan Agrabinta, Kadupandak, dan Cijati. 10 dari 12 Desa di Kecamatan Leles terdampak banjir bandang dan longsor.

Soleh juga mengabarkan, tim relawan langsung menghubungi Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kelurahan setempat guna mengkoordinasi penyaluran bantuan sesampainya di lokasi. Bantuan disalurkan secara door-to-door oleh tim relawan di 2 Kelurahan, lainnya diserahkan kepada Kecamatan terkait guna disalurkan untuk daerah-daerah terdampak lain yang membutuhkan.

“Setelah sampai kami (relawan) langsung menghubungi BPBD dan Kelurahan setempat untuk berkoordinasi. Tim relawan menyalurkan bantuan ke rumah-rumah di 2 Kelurahan, setelah bantuan lainnya diserahkan kepada Kecamatan untuk disalurkan juga ke daerah-daerah lain”, terang Soleh.

Bantuan yang disalurkan Rumah Yatim berupa 100 paket sembako dan 7 karung pakaian layak pakai, serta sanitizer untuk mencegah penularan penyakit pasca banjir. Bantuan disalurkan kepada kurang lebih 720 Kepala Keluarga (KK).

“Bantuan kali ini ada 100 paket sembako, 7 karung pakaian layak pakai, serta sanitizer ya, untuk mencegah penularan penyakit. Penerima bantuan kurang lebih 720 KK”, lanjut Soleh.

Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Cianjur pada Minggu (4/10) setidaknya terdampak pada 764 KK dan 2288 jiwa, menurut data BPBD.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend