Bantuan Selimut dan Pakaian untuk Yatim dan Dhuafa Gaza Palestina

Sudah sepekan anak-anak korban perang di Gaza Palestina harus tidur di jalanan. Hal itu diakibatkan banyaknya rumah yang hancur dan rata akibat agresi militer Israel pada 28 Maret 2019 lalu. Seluruh anak hingga saat ini harus bertahan dan menahan dinginnya malam karena seluruh barang dan rumah telah hancur.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim melalui Yayasan Nusantara Palestina Center menyalurkan ratusan selimut hangat dan pakaian. Bantuan tersebut berupa kebutuhan untuk perlindungan cuaca dingin saat malam tiba. Dari rilis pers yang didapatkan jurnalis Rumah Yatiim, bantuan selimut hangat tersebut akan diberikan kepada 630 orang di Gaza, Palestina.

Selain itu, bantuan perlengkapan selimut hangat dan pakaian tersebut diberikan untuk keluarga miskin di daerah tersebut. Penyaluran selimut hangat nantinya, akan ditargetkan di sejumlah lokasi di daerah tersebut. Di antaranya ialah Beit Lahia, Beit Hanoon, Dair Albalah, Gaza Alzytoon, dan Khanyounis.

“Para penerima manfaat target ini merasa senang dengan adanya bantuan selimut dan pakaian, mereka juga menghargai dukungan dan bantuan dari Rumah Yatim,” ujar Abdillah Onim, lewat rilis persnya.

Selain menyalurkan ratusan selimut hangat untuk warga Gaza Palestina, Rumah Yatim juga memberikan bantuan obat-obatan kepada pihak Kementerian Kesehatan Palestina. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan untuk sejumlah rumah sakit di Gaza yang saat ini sedang mengalami krisis obat.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend