Bantuan untuk Sopiah, Lansia Penjual Nasi Uduk yang Tinggal di Bangunan Bekas Gudang

Selasa (16/2) kemarin, Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan biaya hidup dan bantuan bahan pokok untuk Ibu Sopiah (62) di kediamannya Jalan Imam Bonjol, Gang Marwan LK III, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.

Sopiah tinggal bersama Deni anak semata wayangnya , sedangkan suaminya sudah lama meninggal. Sopiah bersama Deni tinggal di bangunan bekas gudang kulit ternak milik tetangganya, bangunan ini hanya terdiri dari satu ruangan saja, selain itu bangunan ini pun berjarak sangat dekat dari tempat pembuangan air warga setempat. Hal ini menyebabkan Sopiah dan Deni kerap kali menahan bau menyengat ketika sedang berada di kediamannya.

Sopiah sendiri bekerja sebagai penjual nasi uduk, kadang beliau juga menjadi buruh membantu tetangganya, sedangkan Deni yang saat ini belum bekerja, memih membantu ibunya berjualan nasi uduk. Sebelumnya Deni bekerja sebagai supir, namun terpaksa diberhentikan karena pandemi. Penghasilan Sopiah dari berjualan nasi uduk pun sering kali tak menentu, namun beliau enggan menyerah dan bersama sang anak terus berjuang hari demi hari.

“Saya tidak mau minta-minta, saya selalu ingat almarhum suami saya, walaupun susah ya dihadapi saja bersama”, ujar Ibu Sopiah.

Bantuan yang kali ini disalurkan tim relawan Rumah Yatim merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat prasejahtera, khususnya di saat kondisi pandemi. Diharapkan bantuan yang diberikan bisa meringankan beban Sopiah Sopiah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Alhamdulillah bantuan ini tersampaikan, Ibu Sopiah sangat senang menerimanya, ia mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan Donatur atas bantuan yang ia terima. Semoga kedepannya kita dapat terus memberikan bantuan secara berkala kepada Ibu Sopiah”, tutup Agus Kurnia, relawan Rumah Yatim.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend