Baru Ditinggal Sang Suami, Inak Nurayat Hidupi Anak Balitanya dalam Keterbatasan

Dua minggu yang lalu, Inak Nurayat (70) baru ditinggal pergi sang suami untuk selama-lamanya. Kesedihan masih terus membayangi ibu sembilan anak tersebut. Apalagi, kedepalan anaknya sudah menikah dan pergi merantau. Kini, ia hanya tinggal berdua dengan anak bungsunya yang masih berumur 5 tahun.

Di Desa Buwun Mas, Kec. Sekotong Tengah, Kab. Lombok Barat mereka tinggal di sebuah rumah sederhana. Rumahnya hanya berdinding pagar, beralaskan tanah, dan beratap hanya alang-alang. Hanya sepetak tempat untuk tidur, tidak ada kamar mandi. Inak harus pergi ke hutan untuk membuang air kecil dan besar.

Bahkan, jika membutuhkan air harus pergi ke gunung. “Kalau mau MCK harus pergi ke hutan dan mengambil airnya di atas gunung, pakai ember,” ungkap Relawan Rumah Yatim Cabang Nusa Tenggara Barat, Maria Ulfa.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, Inak megandalkan bantuan dari Pemerintah atau tetangga sekitar. Karena ia sudah tidak bisa bekerja dan harus menjaga anak bungsunya itu. “Jika mengandalkan anaknya yang lain jauh, dan jarang menengok,” jelasnya.

Atas kondisi itu, Rumah Yatim Cabang NTB memberikan bantuan biaya hidup bagi membantu Inak dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Walau tidak seberapa, namun harapannya dapat membantu dan bermanfaat bagi keberlangsungan hidup ke depannya.

Selain Inak, ada 30 lansia prasejahtera lainnya yang mendapat bantuan serupa. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi mereka di usia senjanya. Mudah-mudahan dapat menjadi berkah bagi semua,” tuturnya.

Penulis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend