Beasiswa Dhuafa untuk Fauzan, Anak yang Tetap Semangat Belajar di Masa Pandemi

Bantuan Beasiswa Dhuafa disalurkan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta untuk Fauzan (13). Ia merupakan salah satu pelajar terdampak pandemi Covid-19 yang kini duduk di bangku 1 SMP.

Setiap harinya, Fauzan, warga Ngloro, Saptosari, Gunung Kidul, berangkat sekolah dengan berjalan kaki. Akses yang ditempuh pun tak mudah karena harus naik turun gunung di jalan setapak dan licin.

Berbekal seragam lusuh dan sepatu yang telah jebol, Fauzan tetap berangkat sekolah di masa pandemi. Hal tersebut dilakukan karena ia tak seperti anak lainnya yang bisa belajar online.

“Satu-satunya sepatu yang Fauzan miliki sudah rusak dan lusuh, itupun pemberian dari teman sekolahnya. Sepatu tersebut telah digunakan kurang lebih 2 tahun,” terang Relawan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, Caruti Fuji, Kamis (26/11).

Neneknya yang hidup bersama Fauzan tak mampu membelikan sepatu baru karena untuk makan pun masih kesulitan. Sebab, Neneknya hanya bekerja sebagai buruh tani yang mana hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

“Saat ini Fauzan hanya tinggal bersama Nenek dan sepupunya yang mengalami ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa),” tuturnya.

Ketika Fauzan masih kecil, Ayahnya mengalami kecelakaan hebat yang menyebabkan gegar otak. Hal tersebut membuat sang Ayah mengalami ODGJ dan tidak lagi tinggal bersamanya.

“Dua bulan kemudian Ibunya pergi meninggalkan Fauzan. Oleh karena itu sang Nenek lah yang merawat dan menguatkan Fauzan,” tandasnya.

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend