Beasiswa Pendidikan Hasil Kolaborasi ‘PUB’ Disalurkan di SMK Kartika Bandung

Our Visitor

010597
Users Today : 192
Users Yesterday : 449
Users Last 7 days : 3696
Users Last 30 days : 10596
Users This Month : 9416
Users This Year : 10596
Total Users : 10597
Views Today : 295
Views Yesterday : 706
Views Last 7 days : 6767
Views Last 30 days : 18906
Views This Month : 16969
Views This Year : 18906
Total views : 18907
Who's Online : 2
Your IP Address : 77.75.78.166
Server Time : 2020-02-17
Beasiswa Pendidikan Hasil Kolaborasi ‘PUB’ Disalurkan di SMK Kartika Bandung

Donasi digital bertajuk “Patungan Untuk Berbagi”, kolaborasi antara Tokopedia, Grab, dan OVO, yang juga bekerjasama dengan Rumah Yatim, terus melakukan penyaluran hasil bantuan dari pengguna ketiga platform ke seluruh Indonesia.

Kali ini, Tim Rumah Yatim area Jawa Barat mewakili ketiga perusahaan untuk menyalurkan sejumlah 10 bantuan beasiswa pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu di SMK Kartika XIX-1, Jalan Taman Pramuka No. 163 RT/RW 2/1, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jumat (24/1) lalu.

Menurut Pic Pemberdayaan Rumah Yatim, Solehudin menuturkan, para penerima manfaat memang layak mendapat bantuan. Menurutnya, anak-anak tersebut seluruhnya merupakan anak yatim yang kurang mampu.

“Banyak anak yatim di sana sekitar 50, baru bisa kita bantu 10 anak. Insya allah nanti 40 lainnya akan kita bantu. Selain untuk anak, kita juga ingin memberi bantuan kepada sekolahnya,” paparnya.

Menurutnya, anak-anak yatim tersebut memiliki semangat belajar yang tinggi. Bahkan kata Soleh, mereka selalu belajar bersedekah. Hal itu terbukti dari ‘kencleng atau kotak amal’ yang selalu terisi penuh.

“Ini membuktikan bahwa bukan hanya orang kaya saja yang bisa bersedekah, tapi anak-anak seperti mereka juga bisa bersedekah. Bahkan, mereka ingin ikut baksos sama kita (Rumah Yatim),” terangnya.

Gerakan ini bertujuan untuk mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia. Dari bantuan yang telah disalurkan ini, diharapkan dapat membantu anak-anak yatim, piatu, dan kurang mampu yang tidak memiliki jaminan masa depan untuk mengenyam pendidikan dengan lebih baik.

Namun yang terpenting, gerakan ini diharapkan membantu masyarakat Indonesia untuk menumbuhkan semangat berbagi dan juga mengambil bagian dalam kemajuan pendidikan anak-anak Indonesia.




Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend