Bebaskan Warga dari Rentenir, Rumah Yatim Akan Buat Kampung Binaan

Kampung Citepus, RT 03 RW 06 Kelurahan Padjajaran, Kecamatan Cicendo merupakan salah satu daerah terisolir di tengah keramaian Kota Bandung. Kurang lebih ada 267 kepala keluarga prasejahtera menempati lahan pemakaman di belakang Bandar Udara (Bandara) Husein Sastranegara. Wilayah yang dihuni oleh ratusan masyarakat itu, memiliki bank sampah sebagai upaya RT setempat membebaskan warga dari jeratan lintah darat atau rentenir.

Kemudian mayoritas warga hanya bermata pencaharian sebagai pemulung, pedagang kecil dan buruh serabutan. Terbatasnya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat, warga tidak memiliki pilihan lain selain meminjam pada rentenir. Besarnya bunga yang dipatok rentenir pun lumayan tinggi. Oleh karena itu, hal ini sempat membuat warga kewalahan dan kesulitan.

Kondisi inilah, membuat Rumah Yatim tergerak untuk melakukan upaya membantu warga setempat melalui program kampung binaan perubahan Rumah Yatim. Melalui program inilah, nantinya akan menjadi sasaran perubahan dari zakat agar bisa memberdayakan masyarakat Citepus.

“Sebelumnya sudah kita survei, Alhamdulillah tempat ini masuk kriteria dan layak untuk kita bantu, terlebih di sini ada bank sampah. Hal itu insya Allah akan coba kita gali lagi informasinya untuk program yang berkesinambungan,” jelas Safrudin selaku Manager Area Jawa Barat.

Terkait program ini, sambung dia, pihaknya akan terus bekerjasama dengan RT setempat dan Dinas Sosial Kota Bandung, dalam upaya menangani permasalahan sosial masyarakat di wilayah tersebut. Menurut pantauannya, wilayah ini, masih luput dari perhatian pemerintah Kota Bandung. Adanya bank sampah itu akan digali kembali pengelolaannya dalam menyelamatkan warga yang terlilit rentenir.

Kendati demikian, melalui program yang akan digulirkan ini, Safrudin berharap dapat membantu pemerintah dalam upaya menangani permasalahan sosial di masyarakat, serta bantu mengurangi permasalahan yang ada. Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat, akan terus berkomitmen untuk membantu mustahik dari segi pengelolaan dana zakat.

“Hal ini tentunya memotivasi kita untuk membantu membebaskan mereka dari rentenir, melalui pemberdayaan masyarakat. Ini juga sebagai komitmen kita untuk lebih amanah dalam pengelolaan zakat untuk mustahik,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat