Bekerja dan Hidup Seorang Diri, Amin Tetap Semangat di Usia Senjanya

Bekerja dan Hidup Seorang Diri, Amin Tetap Semangat di Usia Senjanya

Rumah Yatim Area Jawa Barat terus bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Selama Juli 2020, Rumah Yatim telah membagikan 1.353 bantuan lebih di seluruh pelosok Nusantara. Muali dari bantuan kebutuhan bahan pokok sampai bantuan pendidikan.

Salah satunya, Amin (65) yang menerima bantuan biaya hidup, pada Kamis (9/7) di Kampung Urug RT 02 RW 11, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Lansia tersebut hidup seorang diri, keempat anaknya sudah menikah dan memilih hidup mandiri.

Sehari-hari, Amin bekerja sebagai buruh kebun milik orang lain. Untuk sampai ke tempat kerjanya itu, ia harus menempuh jarak yang cukup jauh. “Tebih pisan, mapah tilu puluh menit, angkat tabuh setengah lima subuh (Jauh banget, jalan kaki 30 menit, berangkat pukul 4.30 pagi),” ungkap nenek yang mempunyai 12 cucu itu.

Penghasilan yang didapat, kata dia, sekitar 30 ribu rupiah dalam sehari. Walau tidak menentu, dan tidak rutin setiap hari. Namun Amin tetap bersyukur, pendapatannya itu cukup untuk membeli beras. Walau kondisinya tak sesehat dulu, Amin tetap ingin berjuang sendiri tanpa mengandalkan anak-anaknya.

Ia menyebut, jika anak-anaknya pun kondisinya cukup sulit, sehingga dirinya tak mau merepotkan. Semangatnya dalam bekerja dan menjalani hidup di usia senja patut menjadi contoh. Relawan Rumah Yatim Jabar, Solehudin menambahkan, semangatnya tersebut menjadi contoh bagi setiap orang yang saat ini memiliki kelebihan tenaga maupun harta.

“Mudah-mudahan nenek Amin sehat terus dan semangatnya dalam menjalani hidup tak pernah luntur. Semoga bantuan biaya hidup dari Rimah Yatim ini bisa meringankan beban ekonominya,” ucapnya, dalam kesempatan yang berbeda.

 

 

 

Penulis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend