Berhenti Sekolah Karena Belum Bisa Beli Smarphone, Hilal Bocah Pemulung Dapat Dukungan Rumah Yatim

Selasa (20/4) siang, Rumah Yatim Cabang Batam menyalurkan bantuan bahan pokok dan biaya hidup untuk keluarga Hilal di kediaman sederhana mereka, Kampung Teluk Waheng, RT.02/RW.23, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Di usianya yang masih kecil yakni 8 tahun,
Muhamad Hilal atau sering disapa Hilal mesti memulung untuk membantu ibunya memenuhi kebutuhan hidup.

Diketahui, tiga tahun lalu ayah Hilal meninggal, sejak saat itu ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Hilal dan ibunya yang saat itu tinggal di Bandung memutuskan merantau ke Batam untuk memperbaiki kondisi ekonomi.

Di Batam ibunya menikah lagi dan dikaruniai dua orang anak. Namun pernikahan ibunya pun hanya bertahan sebentar saja, tak lama setelah adik kedua Hilal lahir, ayah tiri Hilal meninggalkan mereka tanpa pernah berkunjung kembali hingga sekarang.

Kini Hilal tinggal bersama ibu dan kedua adik tirinya yang masih balita di gubuk sederhana milik tetangga mereka. Untuk bertahan hidup, Ibunda Hilal harus bekerja sebagai pemulung. Seakan tak kuat melihat sang ibu bercucur keringat mencari barang bekas sendiri, Hilal pun kerap kali membantu sang ibu kala ibunya mengasuh kedua adik Hilal.

Ketika memulung, sering kali Hilal harus menahan lapar karena ia tak memiliki uang untuk membeli makanan.

“Kadang saya makan sisa makanan yang saya temukan di tempat sampah, ketika ibu tidak punya uang sama sekali”, terang Hilal.

Hilal pun kini harus berhenti sekolah karena pandemi yang merubah sistem pembelajaran menjadi daring. Karena sang ibu tak mampu membelikannya smartphone untuk mengikuti pelajaran sekolah. Jangankan untuk membeli smartphone, untuk makan saja kadang sang ibu tak mampu.

“Terkadang suka iri melihat teman-teman yang tidak kesusahan disaat belajar online, tetapi saya sadar dengan kondisi orang tua saya yang tidak mampu membeli HP”, ujar Hilal.

Pada kesempatan kali ini, tim relawan membawakan Hilal banyak bahan pokok untuk membekali keluarga Hilal melewati bulan puasa.

“Selain bahan pokok juga kami berikan bantuan tunai biaya hidup untuk keperluan mereka. Semoga ini bisa membawa berkah untuk kita semua”, tutup Septian Januar, Kepala Cabang Rumah Yatim Batam.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend