Home / Rubrik / Berita

Pemanfaatan Teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dalam Pengelolaan Sampah

gambar-headline
Indonesia Post Views: 50

Pengolahan sampah yang efektif masih menjadi PR untuk semua kalangan instansi maupun masyarakat. Namun ternyata ada teknik pengolahan sampah yang mungkin belum banyak diketahui yaitu Refuse derived fuel (RDF). RDF merupakan proses pengolahan sampah anorganik menjadi bentuk yang lebih kecil, sehingga mampu dimanfaatkan untuk bahan bakar alternatif bagi berbagai industri. 

 

Refuse Derived Fuel atau RDF adalah Sebuah teknologi dalam pengolahan sampah anorganik melalui proses homogenizers menjadi ukuran yang lebih kecil atau dibentuk menjadi pelet yang nantinya bisa diolah kembali menjadi bahan bakar alternatif. Bahan bakar ini mampu dimanfaatkan sebagai penghasil energi seperti panas atau listrik. 

 

Teknik RDF ini dapat dimanfaatkan untuk pengolahan sampah anorganik seperti kertas, kardus, plastik, tekstil dan kayu yang tidak gampang terurai alamiah.

 

Pembuatan bahan bakar yang berasal dari proses RDF dimulai dari proses pemisahan, pemilahan kemudian pengeringan sampah anorganik.

 

Sampah anorganik yang sudah melalui proses pemilahan akan dikeringkan guna mengurangi kadar air yang terkandung sampai berada di bawah 25%, lalu akan dihancurkan menjadi ukuran yang sama sekitar 2 cm sampai 10 cm.

 

RDF yang telah diolah bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di berbagai industri. Hasilnya tersebut akan digunakan sebagai sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran recovering batubara untuk pembangkit tenaga listrik, dan juga kepada pabrik pabrik semen dan pabrik lainnya yang membutuhkan bahan bakar untuk kegiatan produksi mereka.

 

Pengolahan sampah menggunakan sistem RDF memiliki kelebihan, seperti tidak membutuhkan ruang yang luas karena fasilitas pengolahannya tidak membutuhkan lahan yang luasnya seperti tempat pembuangan akhir.

 

RDF bisa menyesuaikan konsumsi bahan bakar fosil dengan cara menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal tersebut mampu membantu mitigasi emisi karbon dan perubahan iklim. 

 

Teknik RDF ini mampu mengurangi kebutuhan terhadap ruang TPA baru sebagai tempat membuang sampah. Hal tersebut dapat menbentuk perlindungan lingkungan dan mendorong praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan.


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

1 bulan yang lalu