Bingkisan untuk Tohir, Guru Honorer Hebat dari Kubu Raya

Sudah enam tahun, Muhammad Tohir (27) mengajar anak SD hingga SMP di Dusun Lingga, Kabupaten Kubu Raya. Sebagai pengajar honorer, ia hanya mendapat upah 10 ribu rupiah perjam waktu mengajar.

“Jika dirata-ratakan, satu bulan bapak Tohir hanya mendapat 340 ribu rupiah,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim. Apalagi, ia merupakan seorang kepala keluarga yang harus menafkahi istri dan anaknya.

Tohir pun, kata dia, melakukan pekerjaan sampingan, yakni menoreh karet. “Dari hasil menoreh juga ia tak mendapat banyak penghasilan, sedangkan anaknya masih sekolah dasar,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, saat ini sedang merebak pandemi Covid-19 yang membuat Tohir sulit mencari nafkah. “Sekolah-sekolah pada ditutup, sehingga dia tidak mendapat penghasilan. Mencari pekerjaan sampingan lainnya juga sulit di tengah situasi seperti ini,” ujar Rohim.

Melihat kondisi itu, Rumah Yatim Cabang Pontianak memberikan bingkisan berupa sembako bagi Tohir, pada Selasa (5/1). Harapannya, kata dia, bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan harian keluarganya.

Meski tidak seberapa, namun Rohim berharap bisa bermanfaat dan meringankan beban ekonomi Tohir. “Mudah-mudahan para guru honorer ini selalu diberikan pahala atas jasanya. Semoga Rumah Yatim ke depannya bisa terus membantu,” harapnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend