Cegah Keadaan Lebih Buruk, Gita Akan Jalani Operasi Besar

Wajah riangnya belum terlihat, hanya berbaring dan digendong untuk menuju ke salah satu rumah sakit yang ada di Kota Bandung. Gita Putri Khasanah (8), pengidap hidrosepalus sudah sejak beberapa bulan menjalani pengobatan didampingi Rumah Yatim Area Jawa Barat.

Kini, Gita kembali harus menjalani serangkaian cek medis guna menuju operasi besar untuk mengurangi dan menyembuhkan penyakit yang ada. Serangkaian medis yang ditempuh ialah harus kembali jalani rontgen pelvis dan torac tumbal. Cek medis ini harus dilakukan berulang kali di dua rumah sakit berbeda di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Menurut pemaparan tim kesehatan Rumah Yatim, Zulfa Hakimah, upaya ini untuk memastikan kondisi tulang belakang Gita. Apalagi, kata dia, hasil rontgen menunjukan posisi tulang pada tubuh Gita ada yang terputar, bengkok dan keluar dari area semestinya.

“Setelah dilakukan konsultasi ulang ke dokter fisioterapi, badan Gita yang sebelah kanan sudah bisa fisioterapi mulai hari Senin minggu depan,” jelasnya, kepada jurnalis Rumah Yatim, Jumat (23/3) petang.

Namun, kata Zulfa, sebelumnya telah dilakukan konsultasi pula ke dokter spesialis ortopedi. Hasil konsultasi tersebut, menunjukan Gita mengalami tulang punggung yang bengkok dan sendi bergeser tidak pada tempatnya. Menurut dokter, sambung Zulfa, kondisi tersebut harus segera dikembalikan lagi ke kondisi awal. Hal ini agar Gita bisa melakukan gerak.

Ia menambahkan, kondisi itu yang mengharuskan Gita untuk menjalani pembedahan oleh dokter spesialis pediatrics. Nantinya, kata dia, untuk tindakan pembedahan Gita akan dibuat tim. Bukan hanya dari dokter spesialis pediatrics, akan tetapi ditambah pula dokter spesialis anak, dan spesialis bedah syaraf. “Kemungkinan yang akan timbul dari operasi Gita adalah dilakukan pembedahan besar,” tutur Zulfa.

Ia menyampaikan, ada dua kemungkinan jika Gita tidak menjalani operasi besar tersebut. Kemungkinan pertama ialah otot mengalami otrofhi (akan mengecil), dan kedua berdampak pada komplikasi penyakit lainnya. Hal ini, kata dia, dikarenakan, tulang belakang Gita bengkok. Sehingga nantinya akan menekan daerah paru-paru, kemudian tubuh akan mudah terkena infeksi.

“Yang mengakibatkan buruk kesehatannya adalah infeksi yang timbulnya itu,” tutupnya.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-03-24 09:46:04

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend