CSR Dinsos NTB Rutin Undang Rumah Yatim Bahas Permasalahan Sosial

Setiap dua bulan sekali, CSR Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) rutin mengundang Rumah Yatim Cabang Mataram untuk ikut membahas permasalahan sosial bersama para CSR perusahaan swasta maupun BUMN, di Kantor Dinsos Provinsi NTB, Jalan Lengko, No 57, Kota Mataram NTB, Selasa (11/12). Rumah Yatim adalah lembaga satu-satunya yang diikutsertakan oleh Dinsos atas kontribusinya membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.

Salah seorang relawan Rumah Yatim Cabang Mataram, Salma Hasanah menuturkan, Rumah Yatim sering diikutsertakan dalam setiap pembahasan maupun diskusi terkait pemasalahan sosial. Di antaranya yang dibahas pada pertemuan Selasa lalu, terkait potensi pariwisata di wilayah Lombok yang akan dibangun di desa-desa agar para sarjana  yang tidak memiliki pekerjaan memiliki pekerjaan.

“Sebenarnya kita gak ada hubungannya dalam membahas pariwisata, tapi Rumah Yatim dianggap lembaga yang aktif mengentaskan kemiskinan. Karena bersinergi dengan program pemerintah dalam hal membantu penyaluran kepada masyarakat NTB,” jelasnya.

Adapun pada pertemuan tersebut, sambung dia, membahas pengentasan kemiskinan melalui pembuatan desa pariwisata dengan mempekerjakan para sarjana muda yang menjadi pengangguran. Sehingga akan menghasilkan ekonomi produktif untuk mendorong para pengangguran di wilayah NTB untuk bisa diberdayakan.

Menurutnya, Rumah Yatim bukan perusahaan, namun sering diundang Dinsos dalam berbagai kegiatan besar maupun kecil. Hal itu karena kontribusi Rumah Yatim Mataram yang aktif memberikan bantuan kepada masyarakat prasejahtera. Salma berharap, bisa terus menjalin relasi dan sinergi yang baik dengan forum tersebut.

“Di forum itu, kita hanya sekedar ngasih masukan saja, kita berharap perusahaan bisa memberikan dana CSR-nya ke Rumah Yatim,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend