Di Tengah Pandemi, Emis Terus Semangat Bekerja untuk Menafkahi Keluarga

Di Tengah Pandemi, Emis Terus Semangat Bekerja untuk Menafkahi Keluarga

Emis (73) harus pasrah dengan keadaan saat ini. Wabah Covid-19 yang merebak di Kota Bandung menghambat aktivitasnya sebagai tukang becak. Sehari hari ia biasanya mangkal di Jalan Arcamanik Endah, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung.

Sudah 32 tahun, Emis menggantungkan hidupnya di roda tiga yang digunakannya. Lewat pekerjaan ini ia bisa membiayai keluarganya. Kini, sejak wabah melanda nasibnya mulai terpuruk. ia mengungkapkan, dalam satu pekan bahkan tidak setiap hari ia menarik penumpang.

“Pendapatan turun, kadang narik kadang ga, jadi saya juga biasanya jadi tukang parkir,” ujarnya, saat diwawancarai Jumat (17/4).

Kebetulan, tempat mangkal Emis berada di dekat pusat perbelanjaan. Jadi Emis harus memutar otak agar tetap memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena, saat ini ia masih harus memberikan nafkah untuk keluarganya.

“Pasrah aja, kalau ada rezeki ya bisa makan kalau ga mudah mudahan ada dari jalan lain,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Relawan Rumah Yatim Solehudin memberikan bantuan untuk Emis. Bantuan tersebut berupa kebutuhan sembako untuk kebutuhan beberapa hari Emis dan keluarganya. Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban Emis dan memberikan kebahagiaan.

“Walaupun usia sudah lansia, beliau tetap semangat. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat,” imbuh Solehudin.

Hingga saat ini Rumah Yatim terus bergerak memberikan bantuan kebutuhan pokok dan hidup bagi seluruh orang yang terdampak Covid-19. Selain itu, Rumah Yatim pula terus masif memberikan bantuan APD ke puluhan rumah sakit dan puskesmas garda depan Covid-19.

 

 

 

Jurnalis : Calam Rrahmat
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend