Dina Anjelia, Seorang Piatu Berprestasi yang Hidup dalam Keterbatasan

Dina Anjelia, Seorang Piatu Berprestasi yang Hidup dalam Keterbatasan

Dina Anjelia (12) adalah salah satu penerima bantuan sembako yang dibagikan Rumah Yatim Cabang Aceh, pada Sabtu (15/8). Siswa kelas 6 SD itu merupakan piatu, ibunya meninggal sejak 4 tahun lalu. Namun, Dina dikenal sebagai anak yang baik dan berprestasi.

Di sebuah rumah sederhana di Gampong Bada, Kec. Ingin Jaya, Kab. Aceh Besar, ia tinggal bersama ayah dan ibu tirinya. Diketahui, ayahnya tidak lagi bekerja, sedangkan ibu tirinya hanya bantu-bantu orang lain. Penghasilan yang tidak seberapa membuat mereka hidup dalam keterbatasan.

“Kondisi mereka memang cukup memprihatinkan, terkadang untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi dala memenuhi kebutuhan pendidikan Dina,” jelas Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin.

Kendati demikian, ia melihat Dina begitu gigih dalam belajar. Bahkan, diketahui Dina selalu masuk rangking 5 besar di kelasnya. Dina juga bercita-cita ingin menjadi Polwan, demi menjaga dan melindungi setiap warga negara Indonesia.

Tekad kuatnya itu didukung Rumah Yatim Cabang Aceh lewat bantuan sembako. Harapannya, kata Sodikin, bantuan ini membantu Dina dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Serta meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat bagi Dina untuk terus berprestasi.

Selain Dina, ada 14 anak yatim dan 35 lansia prasejahtera di wilayah tersebut yang mendapat bantuan serupa. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi semua, dan menjadi berkah,” ungkapnya.

 

 

Penulis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend