Direktorat Pendidikan Rumah Yatim Tingkatkan Kompetensi Bahasa Siswa

Upaya meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, Direktorat Pendidikan Rumah Yatim menyelenggarakan kegiatan Fun English Camp untuk peserta didik SMP IT BIU dan SMA El Fitra, di lima Asrama Pendidikan Rumah Yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Rabu hingga Minggu (12 – 23/12) untuk siswa SMA. Sedangkan untuk siswa SMP mulai dari Senin hingga Kamis (10 – 20/12).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Embrace the World by Mastering English’ itu menggunakan bahasa Inggris selama 24 jam. Diselenggarakannya kegiatan tersebut, kata Ketua pelaksana kegiatan Nunu, sebagai upaya Direktorat Pendidikan Rumah Yatim dalam meningkatkan daya saing siswa dengan yang lainnya. Kegiatan ini juga sebagai program bilingual untuk penunjang agar siswa mahir berbahasa Inggris.

“Program ini sebenarnya dari manajemen, agar kegiatannya seru, maka disebutnya Fun English Camp. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya agar mampu bersaing dengan yang lain,” terangnya.

Kegiatan yang baru diluncurkan pada dua tahun lalu itu, diisi dengan pelatihan public speaking, speech, story telling, dan roll playing. Rangkaian kegiatan tersebut anak-anak dilatih untuk bisa pengucapan berbahasa Inggris. Selain itu, siswa juga dilatih untuk bisa mendeskripsikan suatu benda atau hal lainnya dengan menggunakan bahasa Inggris.

Selama kegiatan, siswa diwajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Jika tidak menggunakan bahasa Inggris, maka akan memperoleh punishment. Oleh karena itu, pada kegiatan tersebut, siswa diwajibkan membawa kamus. Hal itu dilakukan agar peserta didik bisa meningkatkan potensi dan kemampuannya.

Walaupun hasilnya belum sepenuhnya maksimal dalam program tersebut, menurutnya, sejauh ini para siswa terus berusaha untuk meningkatkan kompetensinya. Pada kesempatan itu pula, siswa dilatih untuk membuat rangkuman cerita dari hasil kegiatan listening. Serta dilatih untuk membuat naskah mini drama yang akan diperagakan di depan kelas.

“Siswa dianjurkan bawa kamus, karena ini program awal dan sudah berjalan hampir dua tahun. Anak belum full bisa berbahasa Inggris, tapi sejauh ini mereka berusaha dan sudah cukup baik,” jelasnya.

Target dari kegiatan tersebut, Nunu berharap, para peserta didik bisa lebih menguasai bahasa Inggris. Karena bahasa Inggris saat ini merupakan bahasa internasional. Diharapkan usai dari pelatihan itu, siswa dapat lebih mampu berkomunikasi serta meningkatkan potensi mereka dalam berbahasa Inggris.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat