Ditinggal Kedua Orangtua, Ersa Menerima Bantuan Beasiswa Pendidikan Rumah Yatim

Menjalani hidup tanpa orangtua harus dilalui Ersa Tamara (12), warga Kelurahan Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Sejak usia 2 bulan dalam kandungan, Ersa ditinggalkan sang Ayah yang meninggal dunia karena mengalami kecelakaan.

Tak berhenti di situ, kesedihan Ersa semakin bertambah tatkala sang Ibu juga meninggal dunia sekitar lebih dari satu tahun lalu. Saat ini, Ia pun tinggal bersama Kakek dan Nenek, serta kedua saudaranya di daerah yang cukup jauh dari Kota Bandar Lampung.

“Ersa, anaknya baik dan rajin. Kemarin saya ke sana aja dia sedang ngaji,” ungkap Pengurus Rumah Yatim Cabang Lampung, Desi.

Sejak kecil, Ersa yang akan memasuki tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memang telah dirawat Kakek dan Neneknya. Hal tersebut biasa Ia jalani sejak dulu, saat sang Ibu masih ada dan terpaksa merantau untuk bekerja, hingga kini telah berpulang.

“Kita Rumah Yatim sudah menawarkan merawat Ersa di asrama membiayai pendidikannya, tapi dia tidak mau meninggalkan Kakek Neneknya, karena hanya merekalah satu-satunya keluarga yang Ersa miliki,’ terang Desi.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk biaya pendidikan, Ersa mengandalkan keringat sang Kakek yang bekerja sebagai petani karet. Namun tak jarang, banyak juga warga yang peduli terhadap Ersa dan mau membantu biaya pendidikannya.

“Kondisi rumahnya sangat sederhana, terbuat dari bilik dan papan. Meski kakeknya masih punya tanggungan, yaitu dua anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SMA namun kakeknya gigih dan kerja keras membiayai Ersa dan kedua anaknya,” tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Lampung pun memberi bantuan Beasiswa Dhuafa untuk membantu meringankan biaya pendidikan Ersa. Selain Ersa, sebanyak 122 anak lainnya juga menerima bantuan yang sama.

Penulis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend