Ditinggal Kedua orangtua, Jupri Dapat Bantuan Alat Sekolah

Ditinggal Kedua orangtua, Jupri Dapat Bantuan Alat Sekolah

 

Sejak kecil, Jupri sudah ditinggal Sang ayah yang meninggal dunia. Menjadi yatim di usia yang sangat dini, membuatnya harus tegar dan mandiri. Ditambah lagi sang ibu menikah lagi dan meninggalkan Jupri hingga saat ini. Kini Siswa kelas 6 SD itu, diasuh dan tinggal bersama neneknya. Hanya nenek, satu-satunya orang yang ia punya.

“Dia tidak punya saudara, dari kecil sudah ditinggal oleh bapak dan ibunya, jadi sama neneknya saja,” ungkap Maria Ulfa, Relawan Rumah Yatim Cabang Mataram NTB, usai membagikan bantuan alat Sekolah di Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor, Kec. Janapriye, Kab. Lombok Tengah.

Demi memenuhi kebutuhan harian dan pendidikan Jupri, sang nenek bekerja sebagai buruh tani. Namun, jika sedang tidak musim tani, neneknya menjadi pengrajin rotan. Apapun dilakukan sang nenek demi memenuhi kebutuhan harian dan pendidikan cucu satu-satunya itu.

“Ibunya tidak pernah membiayai Jupri, sehingga neneknya tersebut berusaha keras membiayai walau dalam keterbatasan ekonomi,” tambahnya.

Ditinggal kedua orangtua dan hidup di bawah garis kemiskinan, tak membuat Jupri menyerah pada hidupnya. Bahkan, sambung Ulfa, sehari-harinya Jupri rajin sekolah, dan punya semangat yang tinggi untuk meraih cita-citanya. Kondisi tersebut membuat Rumah Yatim mengambil tergerak untuk memberikan bantuan perlengkapan sekolah pada Jupri, Senin (16/3) lalu. Harapannya, dengan diberikan bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Jupri.

Ulfa menmabahkn, sebentar lagi Jupri akan memasuki SMP, sehingga bantuan ini sangat dibutuhkannya. Ia berharap, bantuan ini  bisa meringankan beban neneknya, agar tidak perlu memikirkan untuk membelinya lagi.

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend