Ditinggal Orangtua, Zuhri Dapat Bantuan Uang Saku Pendidikan

Ditinggal Orangtua, Zuhri Dapat Bantuan Uang Saku Pendidikan

 

Muhammad Zuhri Roni, seorang anak yatim yang ditinggal pergi sang ibu menjadi TKW di negara tetangga. Di usianya yang masih kecil, ia harus rela ditinggal kedua orangtuanya. Kini dia bersama kakak dan adiknya tinggal bersama nenek dan kakeknya.

Anak laki-laki yang tengah bersekolah di kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) NW Mercapada, Desa Selat Narmada, Lombok Barat itu harus rela menerima kenyataan ini. Hal itu dibuktikannya dengan terus semangat bersekolah untuk meraih prestasi. Relawan Rumah Yatim Mataram, Maria Ulfa, Zuhri sering ikut lomba adzan di sekolahnya, dan terkadang menjadi juara.

“Menurut gurunya juga dia anak yang baik dan aktif,” ujarnya.

Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang Mataram NTB memberikan bantuan uang saku pendidikan untuk Zuhri. Hal ini dilakukan guna membantu memenuhi kebutuhan pendidikannya. Ia menjelaskan, selama ini yang membiayai kebutuhan hidup dan sekolah Zuhri adalah nenek dan kakeknya. Mata pencahariannya hanya berjualan kecil-kecilan. Hal itu membuat penghasilan yang didapat tidak seberapa.

“Nenek dan kakek yang sudah sepuh itu bukan hanya membiayai Zuhri seorang, namun juga adik dan kakak Zuhri,” jelas Ulfa.

Di tengah kondisi ekonomi yang sangat terbatas itu, nenek dan kakeknya harus terus berjuang membesarkan enam orang cucu. Ia berharap, bantuan dari Rumah Yatim ini bisa meringankan beban keluarga Zuhri.

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend