Dua Kali Gagal, Tahun Ini Rika Lolos SBMPTN Jurusan Kedokteran

Dua kali gagal dalam seleksi masuk perguruan tinggi, tak menjadikannya patah semangat. Impiannya menjadi seorang dokter sejak kecil akan terpenuhi di tahun ketiganya ini. Rika Hadiyanti merupakan anak asuh Asrama Rumah Yatim Cemara Bandung, lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 dengan jurusan Pendidikan Kedokteran di Unsyiah Aceh.

Remaja kelahiran Bandung 27 Januari 1998 ini mengaku bahagia dan terharu, karena tahun ini merupakan kesempatan terakhirnya untuk bisa ikut serta dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang bersaing dengan ratusan ribu orang di seluruh wilayah Indonesia. Terlebih jurusan kedokteran merupakan yang paling banyak diminati.

“Ini merupakan tahun ketiga saya yang merupakan kesempatan terakhir untuk bisa ikut seleksi kedokteran, dan Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan lagi dan sangat bersyukur sekali,” ungkapnya penuh haru.

Kemudian target selanjutnya yang ingin dicapai, sambung dia, ingin menjadi lulusan terbaik setelah lulus dari kedokteran. Bahkan, diakuinya perjuangan yang sempat gagal dalam seleksi dijadikannya acuan untuk tetap bangkit kembali dari kegagalan.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan tidak lepas dari peran Rumah Yatim yang sudah menjembataninya untuk bisa mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter. Karena diketahui Rumah Yatim ingin mencetak 10 dokter.

“Alhamdulillah Rumah Yatim bisa jadi jembatan saya untuk masuk ke kedokteran, ini juga tidak lepas dari peran donatur yang sudah memberi kepercayaan kepada Rumah Yatim,” pungkasnya.

 

Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-06 19:17:18

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat