Dua Pekan Belajar di Rumah, Anak Asuh Banjarmasin Tetap Giat dan Semangat

Dua Pekan Belajar di Rumah, Anak Asuh Banjarmasin Tetap Giat dan Semangat

Wabah corona membuat setiap orang harus menahan diri untuk melakukan kegiatan di luar rumah. Hal ini untuk menghindari penularan wabah corona dan memutus rantai penyebarannya. Namun, hal tersebut tidak semestinya hanya berdiam diri dan bermalas malasan.

Hal itulah yang dikakukan anak asuh Rumah Yatim Banjarmasin yang tetap giat mengikuti sejumlah metode pembelajaran di asrama. Karena, Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Banjarmasin Lingga, sudah hampir 2 pekan anak asuh tidak belajar di sekolah.

Ia menuturkan, pembelajaran yang dilakukan sudah dibuatkan jadwalnya dan mengikuti anjuran yang telah ditetapkan. Hal ini pula menyesuaikan agar kegiatan diniyah anak bisa berjalan berbarengan dengan pembelajaran formal anak asuh.

“Targetnya semoga bisa memahami pelajaran yang diberikan sekolah dan bisa di aplikasikan ketika kembali ke sekolah nanti,” paparnya, Kamis (9/4).

Ia juga berharap, dengan waktu yang diberikan saat ini anak asuh bisa memaksimalkan waktu luang dengan baik untuk belajar dan kegiatan lain. Selain itu, ia juga akan terus mendorong anak asuh untuk bisa membangkitkan potensi yang ada pada diri anak.

“Sehingga kegiatan di rumah menjadi mengasyikkan dan bisa bermain sambil belajar,” tutupnya.

Untuk kegiatan lainnya anak asuh Banjarmasin pula melaksanakan. Seperti olah raga di pagi, One day one Juz, sholat dhuha berjamaah. Selain itu, asrama juga memberikan ruang untuk keterampilan anak seperti memasak, menggambar, atau membuat karya seni lainnya. Hal ini agar anak tidak bosan di dalam rumah dan bisa bermanfaat.

Jurnalis : Calam Rahmat
Redaktur : DIla Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend