Dukung Semangat Lima Dai di Cilancar, Rumah Yatim Beri Santunan

Mereka tanpa pamrih memberikan pendidikan keagamaan bagi anak-anak maupun masyarakat secara umum. Di Kampung Cilancar, Desa Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, para da’i ini terus mengabdikan diri di jalan agama. Kondisi ekonomi yang sangat terbatas, tidak menyurutkan semangat para da’i untuk tetap berdakwah dan mengajarkan pendidikan agama.

Saat ditemui relawan Rumah Yatim Cabang Lampung pada Minggu (22/4) lalu, lima da’i terlihat bahagia. Diserahkannya santunan program da’i untuk kelimanya. Santunan ini merupakan upaya dalam mendorong semangat para da’i untuk tetap istiqomah.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Cabang Lampung, Dwi Apriana, kelimanya juga termasuk kurang mampu. Setiap hari memberikan pembelajaran bagi anak maupun ilmu kepada masyarakat tanpa imbalan. Secara ikhlas, kata Dwi, seluruh da’i mengabdi di jalan agama.

“Insya Allah ini sebagai bentuk dukungan kami dan perhatian bagi mereka yang memang terus bersemangat,” ujarnya.

Sehari-hari da’i tersebut hanya mengandalkan dari hasil pertanian dan perkebunan sederhana. Selain itu, kata Dwi, ada juga yang hanya sebagai buruh di pesawahan maupun perkebunan milik orang lain. Namun, semangat yang tinggi menjadi contoh keteladanan da’i di daerah tersebut.

Selain menyalurkan bantuan untuk da’i, Rumah Yatim Cabang Lampung juga menyalurkan sejumlah program di daerah tersebut. Tujuannya, untuk menyentuh masyarakat kurang mampu dan anak yatim serta dhuafa.

“Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan meringankan beban mereka semua,” kata Dwi.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend