Ekonomi Keluarga Terdampak Pandemi, 16 Anak di Kuto Batu Terima Bantuan Beasiswa Dhuafa

Pandemi Corona memiliki dampak yang besar untuk masyarakat menengah ke bawah, karena perekonomian menurun dan juga banyak pengurangan hak kerja (phk) bagi para pegawai di perusahaan/pabrik. Banyak pedagang kaki lima yang tidak bisa berjualan dengan normal karena adanya pandemi tersebut dan kekurangan mata pencaharian.

Rumah Yatim dengan berbagai program sosialnya terus berupaya membantu masyarakat kalangan menengah kebawah yang Terdampak pandemi.

Salah satunya di Rumah Yatim Cabang Palembang, melalui program bantuan beasiswa dhuafa, lembaga amil zakat ini menyalurkan beasiswa kepada 16 anak yatim di kawasan Jalan Dr. M. Isa, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang.

Relawan Rumah Yatim Cabang Palembang, Wely Susanto menerangkan, sebagian besar mustahik yang menerima beasiswa tersebut merupakan anak yatim dan tidak mampu dari segi finansial.

Dengan adanya pandemi ini tuturnya, perekonomian para orang tua anak-anak tersebut turut terdampak. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya juga kesulitan.

“Rata-rata, mereka yang menerima bantuan, orang tuanya bekerja sebagai pedagang kaki lima (PKL) dengan penghasilan perhari nya berkisar 30 ruby ada juga yang 20 ribu “,ujar Wely Susanto, Sabtu (19/9).

Saat ini, terang Wely, anak-anak yatim yang menerima bantuan ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka tampak senang saat menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“ mereka seneng banget pas dapat bantuan ini, mudah mudahan dengan bantuan ini semangat belajar mereka semakin meningkat. Terima kasih kepada para donatur yang telah menitipkan amanahnya di Rumah Yatim, Alhamdulillah amanahnya sudah disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya, mudah mudahan berkah,” tutup Weli.

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend