Euis: Peran Rumah Yatim Sangat Membantu Saya Masuk Jurusan Kedokteran

Tiada keberhasilan tanpa sebuah kesungguhan, seperti halnya yang dilakukan salah seorang anak asuh Asrama Pendidikan Arya Graha Rumah Yatim, lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Dia adalah Euis Yuli Riyanti berhasil diterima di Universitas Malikussaleh jurusan Pendidikan Kedokteran.

Seperti yang diungkapkan remaja kelahiran Ciamis 24 Juni 2000 ini bahwa dirinya merasa bahagia dan bangga atas kerja kerasnya selama ini membuahkan hasil yang manis. Namun, menurutnya, ini baru awal dari perjalanan sesungguhnya.

“Alhamdulillah dengan bermodal yakin bahwa saya bisa lulus SBMPTN 2018 serta berdoa, terima kasih khususnya kepada orangtua yang telah mendoakan agar saya lulus, ” ungkapnya, Senin (9/7).

Kepada jurnalis Rumah Yatim, ia membagikan kisahnya. Kerja keras yang dilakukan selama ini ialah mulai dari belajar bersama hingga tengah malam dan menggunakan waktu luangnya sebaik mungkin. Ia belajar maksimal untuk mencapai target tersebut.

Impiannya menjadi seorang dokter sejak kecil dilatar belakangi oleh keinginannya untuk menolong sesama. Yakni dengan menyembuhkan orang-orang sakit yang perlu mendapat pengobatan maksimal. Selain itu, ia juga ingin menjadi dokter yang berguna bagi agamanya.

“Ketika ibu saya tahu bahwa saya lulus di kedokteran, ibu sangat terharu dan menangis bahagia,” tutur perempuan yang telah menyelesaikan pendidikan terakhirnya di SMA El Fitra.

Menurutnya, peran Rumah Yatim dalam kelulusannya ini sangat membantunya untuk bisa masuk di jurusan kedokteran. Sehingga kesempatan ini tidak akan ia disia-siakan.

“Rumah Yatim itu seperti proton yang selalu bermuatan positif. Sehingga saya malu jika berleha-leha. Saya berharap bisa berguna bagi masyarakat dan agama,” pungkas perempuan yang sangat menyukai pelajaran Kimia ini.

 

Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-09 19:34:51

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend