Fajar, Yatim Piatu Rindu Sosok Orang Tua

Fajar, Yatim Piatu Rindu Sosok Orang Tua

Fajar (16) begitu ia biasa disapa oleh teman temannya. Saat ini memilih berdiam di Pondok Pesantren Jamiyatul Mutaalimin, sangat tekun dalam menjalani ibadah khususnya di Bulan Suci Ramadhan. Sejak duduk dibangku sekolah dasar Fajar harus rela tidak bisa menerima belaian kasih kedua orang tua.

Diketahui, kedua orang tua Fajar telah berpulang ke Sang Maha Pencipta sejak dirinya masih duduk di Kelas 2 SD. Sejak saat itu ia tinggal bersama saudara dari keluarga mendiang sang ibu. Fajar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Menurut remaja yang memiliki nama lengkap Ade Fajar Firmansyah, saat ini dirinya dan sang adik harus tinggal di Ponpes. Karena keterbatasan biaya yang dialaminya. Hingga saat ini, terhitung sudah 1,5 bulan ia menjalani kegiatan di Ponpes bersama sang adik.

“Sebelumnya tinggal dengan saudara kurang selama tujuh tahun,” ucapnya, kepada relawan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Rabu (13/5).

Rasa rindu sangat melekat pada diri Fajar untuk kedua orang tuanya. Apalagi, saat ini dimasa tumbuhnya dalam meraih cita cita. Ia mengungkapkan, pesan mendalam yang masih teringat dan melekat dibenaknya. Sang ibu berpesan kelak Fajar agar menjadi orang yang jujur dan berbakti.

“Kalo bisa ketemu lagi orang tua ingin bilang kangen, jujur saya sangat kesepian,” ungkapnya, sembari meneteskan air mata.

Sebenarnya, sambung Fajar, banyak cerita yang ingin dibaginya bersama kedua orang tua. Mulai dari cita citanya menjadi seorang dokter hingga hari harinya selama bersekolah. Namun, takdir berkata lain Fajar dan sang adik harus tinggal dan belajar di Ponpes Jamiyatul Mutaalimin di Kabupaten Bandung Barat..

“Semoga mamah dan bapa supaya digolongkan kepada orang orang yang soleh dan diterima disisi Allah,” ucapnya.

Fajar merupakan satu dari 80 anak yang kemarin menerima bantuan pangan ifthar dan sahur dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Sejak memasuki bulan Ramadhan Rumah Yatim telah memberikan bantuan kepada ribuan anak yatim dan dhaufa di sleuruh Indonesia. Tercatat, hingga kini sudah 40 persen bantuan ifthar dan sahur diberikan dari target penerima manfaat 50.000 mustahik.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend